Bupati Temanggung Diajak Perangi Korupsi

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Temanggung gencarkan pencegahan korupsi dengan sosialisasi bahaya korupsi di instansi pemerintah dan masyarakat luas.

"Kami ajak  masyarakat luas dan ASN untuk perangi korupsi," kata Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung Fransisca Juwariyah disela peringatan hari anti korupsi Internasional 2018, Senin (10/12/2018).

Pada peringatan hari Anti Korupsi Internasional, katanya, dirinya bersama sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri Temanggung telah menemui Bupati Temanggung Al Khadziq untuk mendukung pencegahan korupsi di lingkungan pemkab tersebut.

Dia mengatakan pada Tahun 2018 sejumlah kasus korupsi ditangani Kejaksaan Negeri Temanggung, empat kasus diantaranya telah diputus, yakni dua kasus dana desa dan dua kasus Pikatan Water Park.

"Saat ini kami sedang tangani kasus korupsi PD BKK Pringsurat. Tersangka telah ditahan dan menunggu persidangan," katanya.

Dia mengatakan sosialisasi bahaya korupsi telah membuahkan hasil. Masyarakat mau untuk melaporkan dugaan korupsi yang dilakukan ASN baik di Pemerintah Desa maupun di Pemerintah Kabupaten Temanggung. " Atas laporan dugaan korupsi itu, Kejaksaan Negeri masih mendalami dengan mengumpulkan fakta-fakta hukum," katanya.

Juwariyah mengatakan pada peringatan itu, selain ke DPRD dan menemui Bupati Temanggung, juga penempelan stiker dan pemberian bunga anti korupsi pada masyarakat di depan kantor Kejaksaan Negeri Temanggung. (Osy)

BERITA REKOMENDASI