Bupati Wonosobo Bagikan Ribuan Masker di Pasar Tradisional

Editor: Ivan Aditya

WONOSOBO, KRJOGJA.com – Mencegah penularan wabah Virus Corona (Covid-19) di kawasan pasar tradisional, Bupati Wonosobo Eko Purnomo bersama jajarannya membagikan ribuan masker standard kesehatan kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Kertek Wonosobo, Jumat (27/03/2020). Sebelum membagikan ribuan masker tersebut Bupati juga menyampaikan sejumlah imbauan terkait upaya mencegah wabah Corona agar tidak semakin meluas di Wonosobo.

Kepada para pedagang dan pengunjung pasar, Eko meminta agar kewaspadaan terhadap paparan virus korona selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Saya mengajak kepada semua warga masyarakat Kertek, termasuk para pedagang dan pengunjung untuk lebih berdisiplin lagi menjaga diri dari infeksi Virus Corona,” ucapnya melalui pengeras suara.

Terpenting adalah jaga kebersihan pasar, serta disiplin membersihkan diri dengan mencuci tangan dan mengenakan masker agar terhindar dari risiko penularan. “Masker tidak harus beli atau bisa dibuat dengan bahan kain yang sudah tidak dipakai,” tandasnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, M Azis Wijaya yang turut mendampingi Bupati, mengatakan lingkungan Pasar Kertek yang masih begitu ramai pedagang maupun pengunjung. Hampir sebagian besar tidak mengenakan pelindung diri minimal seperti masker ini. Padahal seperti diketahui bersama, Virus Corona berpotensi menyebar selain melalui kontak fisik, juga bisa melalui droplet seperti bersin atau air liur.

Mengingat pentingnya peran masker itulah, Azis mengaku mengajak sejumlah lembaga swasta untuk turut berpartisipasi memberikan fasilitas pelindung kepada warga secara cuma-cuma. Harapannya, baik pengunjung maupun pedagang yang beraktifitas di dalam pasar, lebih terlindung dari potensi risiko terpapar oleh virus yang hingga kini belum ditemukan obatnya.

Selain untuk membagikan alat pelindung wajah, kehadiran Bupati ke pasar tradisional, disebut Azis juga dalam rangka melakukan pemantauan harga-harga kebutuhan pokok. “Seperti kita ketahui bersama bahwa kebijakan pemerintah untuk meminta warga masyarakat sementara ini lebih banyak tinggal di rumah tentu membawa konsekuensi pada kondisi ekonomi, termasuk harga kebutuhan pokok masyarakat,” jelasnya.

Terkait hal itu, Pemkab Wonosobo berupaya agar kondisi pasar akibat kebijakan penanganan corona tetap stabil sehingga tidak ada produk maupun komoditas pokok yang mengalami lonjakan harga ataupun kelangkaan di pasaran. (Art)

BERITA REKOMENDASI