Cak Imin : Hari Santri jadi Tonggak Kemajuan

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan bangsa (PKB) sekaligus Panglima Santri, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin mengatakan  peringatan Hari Santri 2018 menjadi tonggak kemajuan Islam terutama Nahdlatul Ulama apalagi nanti ada Undang-Undang Pendidikan Madrasah dan Pesantren

"Insya Allah potensi dan kekuatannya akan didorong menjadi kekuatan negara, akan menjadi kekuatan pemerintahan," kata Muhaimin pada Peringatan Hari Santri di lapangan Maron, Temanggung, Minggu (28/10).

Dia mengatakan santri ke depan bukan hanya diakui tetapi akan dibuktikan dari pesantren madrasah dan dari kaum santri lahir kekuatan bangsa yang maju dan siap bersaing dengan negara-negara lain.

"Kita akan siap hadapi persaingan global, dengan pendidikan pesantren dan madrasah, Insya Allah bukan hanya unggul dalam kekuatan sumber daya manusia tetapi unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menghadapi persaingan dengan bangsa-bangsa lain," tegasnya.

Dia berharap dalam waktu dekat disahkan Undang-Undang Pendidikan Madrasah dan pesantren yang benar-benar menjadi payung dan tidak ada lagi pesantren yang menderita dan tertinggal

Dia menyampaikan kado istimewa Hari Santri 2018 adalah disahkannya Rancangan Undang-Undang Pendidikan Pesantren dan Madrasah untuk menguatkan dan mengokohkan pesantren dan madrasah sebagai benteng moral, benteng integritas bangsa yang siap menyongsong kemajuan.

"Kalau semua santri ora ono gegeran, Indonesia ora bakal tukaran karena dari pesantren dan madrasah, santri tidak pernah diajari bermusuhan dengan saudaranya, kalau ada santri mengajak bermusuhan berarti akhlaknya diragukan," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI