Calon Termuda, Fatah Kusumo Terpilih Kades Kebon Gunung

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Desa Kebongunung Kecamatan Loano akhirnya menyelenggarakan Pilkades Antar Waktu, Kamis (07/01/2021). Dalam pemilihan itu, calon kades termuda Fatah Kusumo Handogo (40) berhasil terpilih sebagai kades.

Kegiatan itu merupakan pilkades antar waktu kedua di Purworejo. Sedianya, pilkades antar waktu itu dilaksanakan pada September 2020. Namun, lantaran pandemi Covid-19 dan menjelang Pilkada 2020, pilkades ditunda.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Badiono membuka pilkades dan dilanjutkan dengan musyawarah desa. Musyawarah itu diikuti unsur pemerintah desa, BPD, dan perwakilan masyarakat dari 5 dusun, yakni Krajan, Kebon Gunung, Diponayan, Sembuh, dan Ngaglik.

Ketua Panitia Pilkades Antar Waktu Kebongunung Muh Zain mengatakan, mekanisme pemilihan menggunakan sistem perwakilan. Dikatakan, ada 157 peserta yang memiliki hak suara. Mereka merupakan perwakilan dari 5 dusun dengan persentase masing-masing dusun sebanyak 10 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres yang diperbarui dengan DPT Pilbup 2020.

“Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan, Fatah Kusumo Handogo yang juga pengusaha muda itu, memperoleh 133 suara, Larasati 16 suara, dan Agus Susanto 8 suara,” katanya kepada KRJOGJA.com.

Muh Zain menjelaskan bahwa Pilkades Antar Waktu digelar karena Kades Kebon Gunung sebelumnya, Heri Wibowo, meninggal dunia dalam masa jabatannya. Sedianya, Pilkades Antar Waktu digelar pada September 2020. Namun, karena kondisi pandemi saat itu tidak memungkinkan, akhirnya sempat mengalami penundaan sebanyak 2 kali.

“Kendala kaitannya hanya karena pandemi, sehingga yang seharusnya selesai Bulan September, sempat ada penundaan 2 kali dan baru terlaksana hari ini,” jelasnya.

Dijadwalkan, Kades terpilih akan menjalani pelantikan pada 26 Januari 2021.
Kepala Dinpermades Purworejo, Agus Ari Setiyadi, mengungkapkan bahwa berdasarkan sejumlah regulasi yang ada, Pilkades Antar Waktu harus dilakukan dengan catatan terjadi kekosongan Kades dan masa jabatan Kades tersebut lebih dari 1 tahun.

“Di Desa Kebon Gunung ini masa Jabatan Pak Kepala Desa almarhum Pak Heri, selesai Bulan Mei tahun 2025, jadi masih cukup panjang. Karena beliau meninggal saat itu masa jabatannya masih beberapa bulan,” ungkapnya.

Menurutnya, Pilkades Antar Waktu di Desa Kebon Gunung menjadi kali kedua setelah penyelenggaraan serupa di Desa Ketangi Kecamatan Purwodadi. Pada, tahun 2021 diagendakan ada 2 desa yang akan melaksanakan Pilkades Antar Waktu. Masing-masing yakni Desa Rendeng Kecamatan Gebang dan Desa Sudorogo Kecamatan Kaligesing.

“Untuk Desa Rendeng dan Sudorogo istilahlnya sebab-sebab dan mekanismenya hampir sama dengan ini (Kebon Gunung). Sehingga tidak bisa diikutkan dengan 43 desa yang melaksanakan Pilkades serentak besok karena aturannya berbeda,” terangnya.

Diketahui, Fatah Kusumo Handogo merupakan putra dari almarhum Purwadi, Kades Kebon Gunung sebelum era almarhum Kades Heri. Saat dikonfirmasi di kediamannya di Dusun Kebon Gunung, Fatah mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat sehingga dapat meneruskan cita-cita almarhum ayahnya.

Pihaknya berkomitmen untuk menjalankan amanah sebaik-baiknya. Program kerja terdekat yang akan menjadi fokus antara lain terkait pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

“Terkait penggunaan anggaran desa, tentu kami akan mengedepankan aspek kebermafaatan dan transparansi,” katanya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI