Cegah Bentrok, Deteksi Dini Potensi Konflik Pilkada Dilakukan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Jajaran pengamanan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada)/pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Jawa Tengah di wilayah Kabupaten Purworejo berupaya untuk melakukan deteksi ini akan terjadinya konflik di tengah masyarakat. Disamping netralitas aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri yang harus tetap dijaga sehingga tidak terjadi konflik kepentingan.

“Kejadian sekecil apapun harus segera diatasi dan dilaporkan sehingga dapat segera diatasi,” kata Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0708 Purworejo Mayor Inf Sulistiyo, Minggu (18/2/2018).

Dalam rapat koordinasi (Rakor) tim pengamanan Pemilu Gubernur di Hotel Ganesha Purworejo Sulistiyo menandaskan, kerawanan dalam pelaksanaan Pilgub bisa terjadi sejak masa kampanye, pelaksanaan pemungutan suara, hingga penghitungan dan penetapan suara. “Jangan sampai, setelah selesai penghitungan suara ada masyarakat yang tidak puas dan memaksakan kehendak,” tandasnya.

Rakor yang diselenggarakan Kantor Kesbangpol Purworejo ini khusus diikuti para jajaran inteljen dari Kepolisian Resor (Polres) dan TNI. Dua institusi ini memiliki tanggungjawab keamanan di daerah dan berupaya untuk melakukan deteksi dini akan munculnya berbagai gangguan keamanan selama proses pelaksanaan Pilgub.

“Jajaran keamanan harus terus melakukan pemantauan di lapangan. Dan jika ditemukan adanya potensi kerusuhan dan tidak mampu mengatasi, segera melapor untuk ditindaklanjuti,” tegas Sulistiyo.(Nar)

 

BERITA REKOMENDASI