Cegah Narkoba Masuk Rutan, Razia Dadakan Digelar

PURWOREJO (KRjogja.com) – Rutan Kelas II B Purworejo menggelar razia dadakan di sel penjara yang dihuni ratusan narapidana dan tahanan, Kamis (1/9/2016). Petugas mencari menyasar ponsel dan narkoba yang mungkin disembunyikan penghuni. Hingga kegiatan berakhir, tidak ditemukan benda terlarang itu.

Razia mendadak itu merupakan program rutan selain kegiatan pengawasan rutin. "Menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo yang mengkampanyekan perang terhadap narkoba dalam rutan, kami lakukan kegiatan razia," ucap Joko Sujarwo, Kepala Rutan II B Purworejo, kepada KRjogja.com, usai razia.

Kegiatan razia itu dilakukan tanpa memberitahukan kepada pegawai rutan. Menurutnya, begitu muncul ide, informasi hanya diberikan kepada pejabat rutan, sedangkan pegawai lain diberi tahu ketika apel menjelang razia.

Setelah apel Kamis pagi, kepala rutan membagi petugas dalam beberapa kelompok. "Mereka kemudian menyasar ke sel. Penggeledahan secara detail, mulai tubuh warga binaan sampai barang yang ada dalam ruang tahanan," ujarnya.

Meski tidak menemukan narkoba dan handphone, petugas tetap menyita alat rumah tangga dari plastik seperti baskom, mangkuk dan gelas dari dalam sel. Kendati tidak dilarang, namun benda tersebut jumlahnya dinilai berlebih sehingga bisa mengurangi kenyamanan penghuni.  

Pihak Rutan Purworejo berencana menggelar razia mendadak secara rutin. "Meski memang selama ini belum pernah ada temuan benda berbahaya, namun kami akan tetap menggelar razia rutin untuk mencegah masuknya narkoba dan ponsel ke dalam rutan," tegasnya.

Rutan Kelas II B Purworejo dihuni 154 warga binaan, terdiri tahanan dan  narapidana. Rutan itu memiliki kapasitas maksimal 194 penghuni. "Jadi masih nyaman, tidak penuh sesak," katanya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI