Cegah Penyakit, Lokasi Longsor Disemprot Disinfektan

PURWOREJO (KRjogja.com) – Kawasan bencana tanah longsor di Dusun Caok Desa Karangrejo Kecamatan Loano dan Desa Donorati Purworejo disemprot disinfektan, Senin (27/06/2016). Penyemprotan untuk mencegah bakteri penyebab penyakit yang muncul akibat pembusukan bangkai binatang serta jenazah, menulari warga sekitar lokasi bencana.

Penyemprotan di Dusun Caok dilakukan sejumlah relawan bencana yang masih bertahan membantu warga. "Kami mendapat instruksi dari Pusat Krisis Kesehatan Regional Jawa Tengah untuk membantu menyemprot disinfektan," ungkap Chandra, relawan bencana longsor, kepada KRjogja.com.

Menurutnya, seluruh obat dan peralatan bantuan dari pusat krisis itu. Selama dua kali menyemprot, relawan mendapat bantuan 23 liter disinfektan untuk disemprotkan pada lokasi longsor, posko Disaster Victim Identification (DVI) serta rumah penduduk di sekitarnya. Penyemprotan akan diulang hingga tiga kali untuk memastikan lokasi bencana bebas bakteri berbahaya.

Penyemprotan, katanya, disambut positif warga mengingat bau tidak sedap sudah menguar pada hari ketujuh pascabencana longsor. "Bau bersumber dari bangkai kambing dan sapi yang mati, kalau dari jenazah kemungkinan tidak karena posisinya diperkirakan terkubur cukup dalam," tuturnya.

Penyemprotan di Desa Donorati dilakukan tim penyehatan lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purworejo. Tim menyasar lokasi timbunan yang paling dekat dengan permukiman warga serta titik penemuan para korban. (Jas)

BERITA REKOMENDASI