Covid-19 Hambat Program PTSL di Wonosobo, Target Turun Jadi 27.749 Sertifikat

WONOSOBO, KRJOGJA.com – Wabah virus korona (Covid-19) tidak hanya berdampak pada sektor sosial ekonomi saja, tetapi juga menghambat program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) yang merupakan program pensertifikatan tanah masyarakat dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Target sertifikasi bidang tanah masyarakat di desa-desa di Kabupaten Wonosobo yang tahun ini sedianya mencapai 64.300 sertifikat, dikurangi sehingga tinggal menyisakan 27.749 sertifikat.

Kasubag Tata Usaha Kantor BPN Wonosobo Agus Nugroho MSi, ditemui di kantornya, Rabu (13/5/2020), mengatakan bahwa penurunan jumlah sertifikat program PTSL atau kegiatan pendaftaran tanah pertama kali secara serentak di desa/kelurahan tersebut, merupakan kebijakan dari pemerintah pusat sebagai saving anggaran terkait dampak Pandemi Covid-19.

“Adanya penurunan target program PTSL tersebut, sempat membuat pemerintah desa/kelurahan maupun masyarakat yang ingin agar tanahnya segera tersertifikat menjadi kecewa. Namun setelah diberi penjelasan, masyarakat bisa menerima. Karena pada dasarnya seluruh tanah harus tersertifikat, jadi hanya tinggal menunggu waktu saja,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI