Covid-19 Terus Melonjak, Temanggung Kekurangan Nakes

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung merekrut tenaga kesehatan (nakes) baru untuk ditugaskan merawat pasien Covid-19 di rumah sakit seiring peningkatan pasien dengan gejala ringan dan berat di daerah tersebut.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan perekrutan karena ada kekurangan nakes untuk merawat pasien Covid-19 di RSUD dan RS swasta.

“Nakes ini non ASN dengan kriteria khusus, yakni untuk bisa mendukung merawat pasien Covid-19. Mereka kontrak bulanan,” kata Dwi Sukarmei, ditemui disela peninjauan vaksinasi massal yang digelar Kodim 0706 Temanggung di Pendopo Pengayoman

Dwi Sukarmei mengatakan ada peningkatan kasus Covid-19 di Temanggung, yang menyebabkan bangsal perawatan pasien Covid-19 yang telah dipersiapkan di rumah sakit penuh. Sehingga rumah sakit terpaksa menambah bangsal baru, dan sambil menunggu bangsa siap, di depan rumah sakit PKU Muhammadiyah dan RSUD Temangung didirikan tenda.

Tenda ini, terang dia, untuk pemeriksaan awal pasien, pasien bergejala sedang dan berat baru masuk ke bangsal atau IGD, sedang yang bergejala ringan diminta untuk isolasi mandiri. ” Jika nanti bangsal telah siap, tenda segera dibongkar, jadi tenda ini hanya bersifat sementara saja,” kata dia.

Dia mengatakan Temanggung berada di zona oranye dengan dilakukan vaksinasi massal dan penerapan prokes ketat di tempat hajatan diharapkan tidak ada penambahan.

Kodim 0706 Temanggung Letkol Kurniawa Hartanto mengatakan Kodim bantu vaksinasi massal untuk percepatan vaksinasi. Vaksinasi menggunakan AstraZeneca dan sejauh ini telah ada sekitar 2000 dosis. Terinci 1500 untuk masyarakat umum dan 500 untuk ASN dan pegawai BUMD.

” Vaksinasi hari ini untuk 500 orang dari ASN dan karyawan BUMD,” kata dia.

BERITA REKOMENDASI