Curug Sindaro Andalan Wisata Desa Wadasmalang

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, mengembangkan potensi desa dengan membuka objek wisata Curug Sindaro. Curug atau air terjun setinggi sekitar 25 meter tersebut, menawarkan pesona keindahan alam daerah hilir aliran sungai. Curug Sindaro dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wadasmalang. 

Kepala Desa Wadasmalang, Eko  Agus Riyadi, menaruh harapan pada Curug Sindaro sebagai sumber kemakmuran masyarakat desanya. Hal yang sama disampaikan Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz saat meresmikan Curug Sindaro sebagai objek wisata, Minggu (3/3). 

”Sektor pariwisata akan menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu pengelola harus kreatif, dan terus berinovasi mengembangkan Curug Sindaro sehingga menjadi objek wisata yang dapat diandalkan,” tegas Yazid. Curug Sindaro yang masuk dalam kawasan Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong, berjarak sekitar 25 kilometer arah timur laut Kota Kebumen. Selain pesona alam yang indah, wisatawan yang datang ke Curug Sindaro juga bisa menikmati sajian berbagai makanan tradisional dengan harga relatif murah.

Berkunjung ke Desa Wadasmalang juga mengenang sejarah karena pernah menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kebumen selama 10 bulan pada masa agresi Belanda II (1948-1949). Sisi historis Desa Wadasmalang, menurut Eko Agus Riyadi, akan dioptimalkan untuk menarik lebih banyak wisatawan. (Suk)

BERITA REKOMENDASI