Dampak Covid-19, Desak Perbankan di Magelang Restrukturisasi Kredit

MAGELANG, KRJOGJA.com – Komisi II DPRD Kabupaten Magelang, kembali menggelar rapat membahas tindaklanjut kebijakan Pemerintah Pusat terkait Dampak Ekonomi Masyarakat akibat Penyebaran Corona (Covid 19) dilaksanakan di ruang Badan Anggara DPRD Senin (6/4/2020). Dalam kesempatan itu, DPRD meminta dunia perbankan dan finance, untuk melakukan restrukturisasi kredit agar perekomonian masyarakat tidak terlalu terpuruk.

Ketua Komisi II sekaligus pimpinan rapat Grengseng Pamudji menyampaikan, bahwa seiring dengan telah terbitnya Peraturan OJK RI Nomor 11/PJOK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019, maka pihaknya mengundang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meliputi perbankan serta lembaga pembiayaan (finance). Tujuannya untuk meminta penjelasan terkait apa yang telah dilakukan oleh pihak bank maupun lembaga pembiayaan tersebut, dalam mengatasi dampak Pandemi Covid-19.

Dari delapan bank yang diundang, hadir empat. Meliputi perwakilan dari BRI Cabang Magelang, Bank Jateng Cabang Magelang, Bank BPR Bapas 69 serta BPR BKK Muntilan, sedangkan untuk lembaga pembiayaan ada yang hadir, yakni ADIRA, FIF, ACC dan Armada Finance. Dari penjelasan mereka, diakui telah melaksanakan dan menindaklanjuti P.OJK Nomor 11 tersebut. Bahkan sebagian telah melakukan restrukturisasi kredit/ pembiayaan sebagaimana telah diatur dalam Peraturan OJK, antara lain dengan cara penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu, pengurangan tunggakan pokok, dan pengurangan tunggakan bunga bagi nasabah yg terdampak penyebaran Covid-19.

BERITA REKOMENDASI