Dampak Covid-19, Omset Usaha Mikro Purworejo Turun Drastis

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Musim pandemi Covid-19 yang melanda sejak pertengahan bulan Maret 2020, mengakibatkan usaha mikro di Kabupaten Purworejo terpuruk. Bahkan omset penjualan turun hingga sebesar 58,93 persen, penurunan asset mencapai 8,15 persen dan penurunan tenaga kerja mencapai 23,15 persen.

“Dari hasil pemetaan kami, terdapat permasalahan pokok , yakni menurunnya jumlah pembeli sehingga pemasaran menjadi terganggu karena omset mengalami penurunan,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DinKUKMP) Purworejo Drs Bambang Susilo, Senin (14/9).

Di sela-sela penyerahan Bantuan Sosial Jaring Pengaman Ekonomi (Bansos JPE) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo kepada 1.125 pelaku usaha mikro oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM di Pendapa Kantor Kecamatan Purworejo Bambang Susilo mengakui, jika para pelaku usaha mikro sekarang juga mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan baku produksi karena ada kenaikan harga maupun kelangkaan bahan baku di pasaran sehingga menurunkan produktifitas usaha. “Juga kesulitan dalam mengatur dana usaha yang diakibatkan oleh penurunan penjualan dan pendapatan, kesulitan membayar kredit usaha dan faktor-faktor lainnya yang kesemuanya berdampak pada menurunnya keberdayaan usaha mikro secara ekonomi,” tandasnya.

Sedang para pelaku usaha mikro di sektor produksi makanan minuman, pertanian, kerajinan, industri, perdagangan dan jasa itu, menerima bantuan masing-masing sebesar Rp 750.000.

Menurut Agus Bastian, dampak pandemi ini tidak hanya meruntuhkan usaha mikro, tapi juga usaha-usaha skala besar. “Saya berharap usaha bapak/ibu bisa bangkit lagi dan kehidupan berjalan normal. Yang penting tetap semangat,” pintanya. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI