Dana Tak Terduga Covid-19 di Temanggung Rp11 Miliar

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung menganggarkan dana sekitar Rp 11 miliar di Dana Tidak Tersangka (DTT) guna penanganan pasca Pandemi Covid-19 di RAPBD 2021 dan 2021. Sebab pandemi telah berpengaruh negatif pada sendi-sendi kehidupan.

” Tetapi secara umum program-program pemerintah tetap diarahkan penanganan pasca Pandemi Covid-19. Kami asumsikan pada 2020 dan 2021 pandemi telah berlalu, sehingga dikonsentrasikan pada pemulihan,” kata Kapala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo, Kamis (19/11)

Dia mengatakan diharapkan DTT yang dianggarkan tidak terpakai, sebab dana itu khusus penanganan kegawatdaruratan di bidang kesehatan. Artinya, sudah tidak ada lagi kasus luar biasa. Kasus Covid-19 telah tertangani, setelah ada vaksinasi massal yang dilaksanakan awal 2020. Sehingga pemerintah terkonsentrasi pada pembangunan guna pemulihan ekonomi di segala bidang.

Dikemukakan Bappeda telah menggelar konsultasi publik rancangan awal rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2022 Kabupaten Temanggung. Di rancangan itu, DTT dianggarkan Rp 11 miliar, sedangkan proporsi proyeksi pendapatan untuk pendapatan transfer Rp 1,4 triliun, lain-lain pendapatan lain yang sah Rp 64,3 miliar dan PAD Rp 246 miliar.

BERITA REKOMENDASI