Data Penduduk yang Tak Jelas Segera ‘Dibersihkan’

MAGELANG, KRJOGJA.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang terus melakukan koordinasi dengan KPU Kota Magelang menjelang pelaksanaan pilkada serentak 2018 ini. Kegiatan pencocokan dan penilitian (coklit) data calon pemilih pilkada serentak 2018, yang mulai dilaksanakan Sabtu (20/1/2018) juga akan dimanfaatkan untuk pengecekan langsung keberadaan warga wajib KTP Elektronik, khususnya yang belum ada kejelasan keberadaannya.

Demikian diungkapkan Kepala Disdukcapil Kota Magelang Drs Hartoko kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (19/1/2018). Dikatakan, hingga Jumat masih ada penduduk di wilayah Kota Magelang yang belum tercatat dalam proses perekaman KTP Elektronik.

Disebutkan, mereka itu belum tentu benar-benar belum melakukan proses perekaman KTP-El, karena tidak menutup kemungkinan diantara mereka ada yang sudah meninggal dunia dan tidak dilaporkan maupun belum ada kejelasan secara pasti keberadaannya.

Mengenai keberadaan warga yang belum jelas posisinya tersebut, lanjut Hartoko, Disdukcapil Kota Magelang terus berusaha melakukan 'pembersihan' data dengan cara mengirimkan surat kepada RT dan RW se Kota Magelang, lengkap dengan data penduduk yang belum jelas posisinya tersebut. Hal ini juga disampaikan kepada seluruh Camat dan Kepala Kelurahan se Kota Magelang.  

Surat yang dikirimkan tersebut tidak lain untuk dikonfirmasikan. RT dan RW juga diminta menyampaikan hasil konfirmasinya, baik sudah meninggal dunia, sudah pindah luar daerah, tidak diketahui keberadaannya.  

Dari upaya 'pembersihan' ini, hingga Jumat sudah ada sekitar 1.200-an yang sudah berhasil 'dibersihkan', dan ini akan terus dilakukan hingga menjelang pelaksanaan pemungutan suara mendatang.(Tha)

BERITA REKOMENDASI