Demi Masuk Zona Utama, Ortu Rela Tidur di Sekolah

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Ratusan orang tua calon siswa mendatangi sejumlah SMP negeri di Kota Purworejo, Minggu (16/6) malam. Mereka antre agar anaknya bisa mendapat kuota zona utama dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah tersebut. Para orang tua bahkan menginap di halaman sekolah kendati pendaftaran baru dibuka Senin (17/6) pukul 08.00.

Kedatangan orang tua ke sekolah itu setelah pemerintah menetapkan kebijakan zona utama. Sekolah menyediakan 20 persen kursi zona utama khusus untuk calon peserta didik yang berada di lingkungan tertentu berdasar jarak dari sekolah. "Sekolah menerima anak kami tanpa melihat nilai, tentu meski nilai anak lumayan bagus dan yakin bisa bersaing, saya tidak akan melepas peluang zona utama itu. Itu alasan saya mengapa menginap di trotoar sekolah," kata orang tua calon siswa SMPN 1 Purworejo, Widodo, kepada KRJOGJA.com, Minggu malam.

Sebelum memutuskan ke sekolah, Widodo mengecek jika kuota zona utama SMP 1 Purworejo sebanyak 39 siswa. Ia juga mengetahui aturan bahwa siapa yang paling cepat menyelesaikan verifikasi berkas, dapat masuk zona tersebut. Zona utama otomatis tutup apabila kuota sudah terpenuhi.

Tiga kelurahan yang masuk zona utama SMP 1 Purworejo terdiri atas Pangenrejo, Pangen Juru Tengah dan Sindurjan. "Kami orang tua dari tiga kelurahan itu yang tidur di sekolah, tidak pulang sampai bisa mendaftar, kalau pulang urutan diambil orang lain," tutur warga Kelurahan Pangen Juru Tengah itu.

Kerabat calon siswa SMPN 4 Purworejo Ahtan mengatakan sudah datang ke sekolah sejak pukul 18.30. Ia mengaku membawa serta berkas kelulusan calon siswa apabila mendadak dibutuhkan untuk admintrasi pendaftaran. "Saya tunggu sampai subuh, lalu gantian orang tua anak ke sekolah untuk mengantre," ucapnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI