Desa Sambak Jadi Penyelenggara Kampung Literasi

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Komunitas Belajar Omah Ngisor, Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, dipercaya oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia menjadi salah satu penyelenggara kegiatan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) dan Kampung Literasi (KL) 2017. GIM tahun ini, diselenggarakan di 19 Kabupaten/Kota dan KL di 34 lembaga.

“Ini baru pertama kalinya Kabupaten Magelang menyelenggarakan GIM dan KL. Awalnya kami malah tidak tahu itu karena mereka (kementrian) langsung menunjuk Desa Sambak. Hal ini membanggakan karena sudah membawa nama baik Desa, Kecamatan, Kabupaten bahkan Provinsi,” kata Badriyah, Kepala sub Bidang Keaksaraan dan Budaya Baca Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Jumat (02/06/2017).

GIM sendiri, kata Badriah, merupakan kegiatan membangun budaya baca masyarakat yang diselenggarakan secara lintas sektoral. Yakni dengan melibatkan lembaga/instansi pemerintah, lembaga swasta dan berbagai organiasi sosial, kemasyarakatan, keagamaan, kepemudaan dan profesi.

Sementara rangkaian kegiatan GIM di Kabupaten Magelang, sudah dilaksanakan sejak tanggal 23 Mei 2017 di Pondok Baca Ibnu Hajar Sirahan, Kecamatan Salam, berupa sarasehan dengan tema ‘Upaya menyiapkan generasi emas tahun 2045 melalui peningkatan budaya baca Masyarakat Kabupaten Magelang’. Dilanjutkan tanggal 25 Mei kemarin dengan pelatihan menulis cerita anak, yang di Balkondes Majaksingi Borobudur yang diikuti 50 siswa SD dan SMP se-Kabupaten Magelang.

“Puncaknya, kami akan mengadakan aneka lomba. Diantaranya lomba menulis cerpen dan puisi yang dipusatkan di Desa Sambak sekitar Juli mendatang,” katanya.

Sebelumnya Muhammad Aprianto (30), selaku pegiat Komunitas Omah Ngisor menjelaskan, kegiatan literasi di desa sambak sebenarnya sudah dilakukan oleh para pemuda, namun memang masih perlu lebih ditingkatkan. (Bag)

BERITA REKOMENDASI