Dewan Minta Pelaksana Tidak Kejar Progress

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Komisi B DPRD Kabupaten Purworejo membuat rekomendasi kepada Pemerinyah Kabupaten (Pemkab) setempat soal beberapa proyek yang belum rampung pelaksanaannya. Rekomendasi disampaikan kepada Ketua DPRD Purworejo Luhur Pambudi Mulyono untuk disetujui, sebelum disampaikan kepada eksekutif.

Rekomendasi merupakan hasil rapat kerja Komisi B melihat sejumlah pelaksanaan dan hasil pembangunan infrastruktur selama tahun anggaran 2018. Diantaranya Alun-alun Purworejo, monumen pahlawan, rumah dinas (pengadilan) yang proses pekerjaan belum selesai.

Dewan juga membuat rekomendasi untuk hasil pekerjaan yang sudah selesai, seperti pembuatan trotoar Jalan Kolonel Sugiono, trotoar Don Bosco, Pasar Baledono dan shelter PKL. "Saya sudah menerima draf rekomendasi itu, tinggal disetujui," kata Luhur Pambudi Mulyono, kepada KRJOGJA.com, Jumat (29/12).

Poin rekomendasi antara lain meminta pelaksana yang belum menyelesaikan tugasnya untuk tidak kejar progress. Pelaksana diberi perpanjangan waktu selama dua hari sejak 27 Desember hingga terakhir 29 Desember 2017. 

Kesempatan perpanjangan waktu itu harus dimaksimalkan untuk merapikan dan menyempurnakan pekerjaan yang sudah ada. Misalnya, proyek alun-alun telah menghasilkan beberapa objek bangunan, seperti patung, taman dan permainan anak. Komponen itu perlu dirapikan sehingga bisa dinikmati masyarakat, terlebih menghadapi malam pergantian tahun.

Saran serupa juga diberikan untuk pelaksana pembangunan monumen perjuangan di pertigaan Jalan Brigjen Katamso dan pembangunan rumah dinas (pengadilan). Hasil perhitungan Kamis (28/12) sore, pekerjaan monumen perjuangan mencapai 93 persen dan rumah dinas 83 persen. "Ketika kami datang kemarin, pelaksana bertekad menyelesaikan saat perpanjangan," ucapnya.

Kendati demikian, Komisi B tetap merekomendasikan pemkab memutus kontrak apabila pekerjaan tidak selesai setelah perpanjangan dilakukan. 

Sementara itu, pelaksana lapangan pembangunan monumen pahlawan Mamat menegaskan, pihak pelaksana bertekad memanfaatkan sisa waktu yang diberikan. "Kalau kendala paling jalan yang ramai, tukang harus lebih hati-hati. Namun kami komitmen kerja 24 jam dan optimis pekerjaan selesai," tandasnya. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI