Di Tangan Juanaedi dan Rizki, Handuk Bekas Ini ‘Disulap’ Jadi Pot Tanaman

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Berawal dari eksperimen untuk menciptakan karya seni berbahan handuk, akhirnya berhasil mengantarkan Junaedi dan Rizki, suami isteri asal Desa Purwodeso Kecamatan Sruweng Kebumen, untuk menekuni usaha pembuatan pot tanaman berbentuk unik.

"Pot ini memang berbahan baku selembar kain handuk dari hasil kreatifitas kami berdua. Selain di CFD Alun Alun Kebumen, kami memasarkannya ke kios-kios tanaman hias di Tegal dan sebuah obyek wisata Kabupaten Banyumas," ujar Junaedi, di Alun-alun Kebumen, Minggu (29/12/2019).

Pot tanaman berbentuk bundar yang di bagian atasnya memiliki 4 tonjolan berbentuk segitiga dan di permukaan luarnya berlekuk-lekuk tersebut merupakan hasil kolaborasi Junaedi dan Rizki sekitar 3 bulan lalu. 

Pot-pot tersebut dicat dengan cat akrilik berwarna hijau tua dan coklat tua dengan variasi warna kuning emas di bagian-bagian tertentu. Harga jualnya Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu/buah, tergantung ukurannya.

"Sebagai guru seni budaya SMP swasta, saya selalu berusaha menggali kreatifitas untuk menciptakan karya seni yang bisa ditularkan ke siswa," ujar Rizki tentang ide awal pembuatan pot berbahan handuk itu.

Sempat terpikirkan oleh Rizki, pengajar seni budaya di SMP swasta Kecamatan Kuwarasan Kebumen dan Bahasa Jawa di MA swasta Kecamatan Petanahan Kebumen, tentang cara mengolah handuk agar bisa menjadi karya seni. Mengingat, handuk yang berserat kasar di permukaannya justru terkesan unik bagi Rini.

"Setelah dibantu suami saya untuk bereksperimen mengolah handuk dengan adonan semen, mencetaknya dengan ember sambil melekuk-lekukan beberapa bagian untuk membuat efek seni, akhirnya jadilah pot tanaman seperti ini," tutur Rizki.

Adapun proses pembuatan pot handuk tersebut sejak pembuatan adonan,  pencetakan, pengeringan sampai pengecatan memakan waktu 3 hari. Dengan
dibantu seorang karyawan, per hari bisa dicetak 100 pot. Pengiriman  ke Tegal dan Banyumas dilakukan setelah stok pot mencapai 300 sampai 400 pot lebih.(Dwi)

BERITA REKOMENDASI