Dialog Publik, Ungkap Kegelisahan Kaum Millenia

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Dialog publik yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purworejo berhasil mengungkap kegelisahan kaum millennia. Mereka berharap akan adanya kebijakan pemangku kepentingan untuk mengakomodir idealism mereka. Terutama terkait kebijakan politik dan lingkungan hidup yang dinilai sudah cukup meresahkan.

“Selama ini kita seakan hanya dibutuhkan saat menjelang hajadan Pemilu untuk mendulang suara, tapi setelah mereka jadi wakil rakyat, ternyata kita disapa saja tidak,” keluh salah seorang peserta dalam forum yang digelar di Best Camp KNPI Purworejo ini, Minggu (08/12/2019) malam.

Kegelisahan seperti ini ternyata tidak hanya dialami para generasi muda di bidang politik. Pada kebijakan daerah, mereka juga menyorot soal lingkungan hidup yang dinilai sangat tidak diperhatikan keberlanjutannya. Terlebih upaya ekploitasi di pantai selatan.

“Ini dikawatirkan air laut bakal meresap hingga daerah pemukiman penduduk sehingga tidak menutup kemungkinan di berbagai wilayah kecamatan di selatan Purworejo akan kesulitan mendapatkan air bersih yang tawar,” tandas Sapto,pemuda dari kalangan peduli lingkungan.

Disisi lain para kaum millennia ini juga menginginkan adanya pendidikan politik yang benar dan bersih dan tidak sekedar untuk meraih sebuah kedudukan. Pada kesempatan itu Budi Sunaryo salah seorang anggota DPRD Purworejo yang hadir, mengaku akan memperhatikan masukan kaum millennia ini. “Nanti yang bukan kewenangan saya, akan saya sampaikan kepada komisi yang membidangi,” katanya.

Forum ini menurut Ketua KNPI Purworejo Muhammad Musyafak, sengaja digelar sebagai ajang menyampaian aspirasi para generasi melenia kepada para pemangku kebijakan. “Melalui forum ini mereka bebas mengeluarkan aspirasinya tanpa adanya tekanan dari pihak manapun, maka dialog kami gelar dengan situasi yang cair,” jelasnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI