Dibakar Cemburu, Pemuda Bunuh Mantan Kekasih

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Satreskrim Polres Purworejo menangkap pemuda berinisial Teg (31) warga Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo. Teg adalah terduga pelaku pembunuhan dengan korban Mujiyani (43) janda yang tinggal di rumah kontrakan, Kampung Aglik Selatan, Kelurahan Semawung Daleman, Kutoarjo. Perempuan warga Megulung Kidul Pituruh itu merupakan mantan kekasih terduga pelaku.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Agus Budi Yuwono mengatakan, polisi mengamankan pelaku saat hendak kabur dengan naik bus. “Kami tangkap pelaku ketika saat kendaraan yang ditumpangi sampai daerah Sampang, Kabupaten Cilacap,” ungkapnya dalam gelar barang bukti di Mapolres Purworejo, Sabtu (13/11/2021).

Menurutnya, pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Kepada polisi, tersangka mengakui perbuatannya menganiaya dengan senjata tajam hingga korbannya tewas.

Motif pembunuhan itu, kata Agus, diduga karena asmara. Tersangka Teg yang berstatus duda beranak dua, pernah memiliki hubungan asmara dengan korban. Namun, hubungan keduanya berakhir beberapa waktu lalu.

Korban, katanya, kemudian menikah secara agama dengan pria lain. “Sementara pelaku ingin balikan lagi dengan korban, ketika niatan itu disampaikan, korban menolaknya,” ucapnya.

Mengetahui korban telah menjadi milik pria lain, katanya, pelaku merasa telah dihianati. “Pelaku terbakar rasa cemburu hingga gelap mata dan diduga merencanakan pembunuhan itu. Teg datang ke kontrakan korban, pada Kamis (11/11/2021) malam, dengan membawa senjata tajam, kemudian menganiaya mantan kekasihnya itu hingga tewas,” terangnya.

Korban ditemukan pada Jumat (12/11) pukul 14.00 WIB oleh anaknya. “Polsek Kutoarjo mendapat laporan temuan mayat, kami lakukan identifikasi dan pengejaran, hingga pelaku berhasil ditangkap kurang dari delapan jam setelah adanya laporan,” tuturnya.

Polisi akan jerat tersangka dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. “Kami temukan dugaan adanya unsur perencanaan dalam pembunuhan itu,” tegasnya.

Sementara itu, tersangka Teg mengakui perbuatannya dilatarbelakangi perasaan cemburu karena korban menjadi milik orang lain. “Korban nikah siri, saya cemburu,” ujar tersangka. (Jas)

BERITA REKOMENDASI