Digelar Terbatas, Tari Beksan Pengetan Jumenengan Tjokronegoro I Tetap Memukau

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo ke – 190 dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Purworejo pada Sabtu (27/2) malam. Pemkab menggelar Pengetan Jumenengan Raden Adipati Aria (RAA) Tjokronegoro I, dengan menampilkan tarian Beksan Kidung Cakra dan Beksa Cakra Tunggal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terbatas sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Kegiatan tidak dilaksanakan secara terbuka dengan mengundang ratusan tamu, hanya Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, dan beberapa pejabat inti pemkab yang menyaksikannya secara langsung.

Pemkab menyiarkan pentas budaya itu secara langsung lewat kanal Youtube

Romansa Purworejo Indonesia. “Disiarkan secara langsung tadi malam, cukup banyak juga yang menontonnya langsung, atau rekamannya setelah pentas usai,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Purworejo Agung Wibowo AP, kepada KRJOGJA.com, Senin (1/3).

Para penari dan penabuh gamelan mematuhi aturan protokol, dengan mengenakan masker dan menjaga jarak. Kendati demikian, pagelaran tetap memukau karena koreografi dan musiknya digarap maksimal oleh para seniman Purworejo.

Pentas pertama dalam Pengetan Jumenengan adalah tarian Beksan Kidung Cakra karya seniman tari Purworejo Melania Sinaring Putri. Sebanyak tujuh perempuan menarikan Beksan Kidung Cakra.

Beksan Kidung Cakra merupakan tarian yang ditampilkan khusus setiap kali Pengetan Jumenengan Bupati Pertama Purworejo RAA Tjokronegoro I. Beksan Kidung Cakra mengisahkan lingkaran kehidupan manusia yang terus berputar. “Tarian itu mengajak kita masuk ke dalam ruang kesadaran manusia paling hakiki, yakni tentang ketulusan, daya juang, kebeninga hati, ketenangan, keyakinan, serta kepasrahan kepada Tuhan Yangmahakuasa,” kata Melania.

Apabila dimaknai lebih mendalam, katanya, Beksan Kidung Cakra berkisah tentang sebuah keniscayaan bahwa segala sesuatu yang dilandasi ketulusan, daya juang, kebeningan hati, ketenangan, keyakinan, dan kepasrahan, akan memberikan inspirasi kepada lingkungan di sekitar.

BERITA REKOMENDASI