Diminta Pindah oleh Akademi TNI, Ini Penjelasan Pemkot Magelang

MAGELANG, KRJOGJA.com – Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono membenarkan jika Sertifikat Hak Pakai No.9/1981 pada tanggal 23 September 1981, an DEPHANKAM RI Cq. Mako AKABRI di Magelang sebagai pemegang hak. Hal ini sebagaimana disampaikan Danjen Akademi TNI Letnan Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, usai Penutupan Pendidikan dan Wisuda Taruna/Taruni Akmil Tingkat IV T.A 2020 di Lapangan Pancasila Akmil Magelang, Senin (6/7/2020) kemarin.

Namun Joko meluruskan, kurang tepat jika dikatakan dalam perintah menggunakan kantor AKABRI sebagai kantor Walikota Magelang tidak ada berita acara yang melibatkan AKABRI selaku pemilik tanah yang sah. Sebab sudah ada Piagam Serah Terima Bangunan No: BA-D/047/I/1985/Setyek, tanggal 14 Januari 1985.

Dokumen tersebut adalah kelengkapan dokumen serah terima antara Panglima ABRI dalam hal ini diwakili oleh Mayjend Dading Kalbuadi Aslog Kasum ABRI, kepada Gubernur KDH Tk I Jawa Tengah atas nama Ismail, yang dalam hal ini mewakili Menteri Dalam Negeri.

“Piagam Serah Terima Bangunan ini juga terlaporkan dalam Surat Gubernur Kepala Daerah TK I Jawa Tengah kepada Menteri Dalam Negeri Nomor: 011/03427 tanggal 4 Februari 1985, ” kata Joko, Selasa (7/7/2020).

Joko juga meluruskan pernyataan yang menyebutkan tahun 2011 Pemkot Magelang mendapat atensi BPK RI karena membangun dan menempati perkantoran di atas milik instasi lain, sehingga mendasari Pemkot Magelang mengajukan surat permohonan hibah kepada Menkeu RI Nomor 028/1323/132 tanggal 14 Nopember 2012.

Menurut Joko, pada tahun tersebut tidak ada atensi ataupun Laporan Hasil Temuan Pemeriksaan oleh BPK RI tentang pembangunan dan penempatan perkantoran di atas milik instasi lain, dalam hal ini Mako Akademi TNI. “Adapun permohonan hibah kepada Menkeu RI karena untuk menindak lanjuti penyelesaian administrasi pertanahan atas aset hasil serah terima pada tahun 1985 namun belum balik nama atas nama Pemerintah Kota Magelang dan masih atas nama Dephankam Cq Mako AKABRI,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI