Dinas PUPR Ratakan Lahan Parkir

Editor: Ivan Aditya

KUDUS, KRJOGJA.com – Paguyuban Masyarakat Pelestari Hutan (PMPH) Muria siap membuka dan mengelola lahan parkir baru di kawasan wisata Desa Colo Kecamatan Dawe Kudus. Lahan yang digunakan untuk pemanfaatan parkir merupakan lahan milik Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang merupakan aset Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus.

Lahan parkir yang juga akan digunakan sebagai rest area seluas 1.000 meter per segi itu, mulai diratakan. Perataan tanah dibantu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus.

“Ini tanah milik BPP. Kami hanya membantu meratakan tanahnya saja. Sedang pengelolaannya nanti akan ditangani PMPH,” ujar Kepala Dinas PUPR Kudus, Sam’ani Intakoris, saat meninjau lokasi Senin (30/10/2017).

Pekerjaan pembuatan rest area atau lahan parkir itu, sudah dimulai beberapa hari lalu dan diperkirakan rampung dalam pekan ini. Biaya untuk mendatangkan alat berat, bahan bakar dan tenaga operator mencapai sekitar Rp 100 juta.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto membenarkan, lahan di sebelah barat Taman Ria Colo itu akan dimanfaatkan untuk tempat parkir oleh PMPH dengan sistem sewa. “Perjanjian sewanya nanti akan kita buat,” terangnya.

Ketua PMPH Muria Muhammad Sokib Garno Sunarno menyatakan, lahan milik BPP itu akan disewa untuk tempat parkir khususnya untuk para peziarah Sunan Muria. Lahan itu diperkiirakan mampu menampung sekitar 50 kendaraan kecil roda empat. Dengan adanya lahan parkir baru itu, diharapkan akan mengurai kesemrawutan dan kemacetan lalu lintas di jalan kawasan wisata Colo dan ziarah makam Sunan Muria.

“Lahan parkir di kawasan wisata Colo ini sangat terbatas. Dengan adanya lahan parkir baru, kami harapkan dapat memberikan kenyamanan pengunjung dan peziarah. Agar tidak tumpang tindih, tiket masuk kawasan Colo nanti hanya untuk pengunjung. Tidak termasuk biaya parkir,” pintanya. (Trq)

BERITA REKOMENDASI