Disdikbud Sukoharjo Siapkan Pelaksanaan PPDB Online

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo siapkan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP tahun pelajaran 2022/2023 secara online. Tahapan akan dimulai pada 6-8 Juni mendatang. Calon siswa baru diharapkan mempersiapkan berkas pendaftaran sejak sekarang.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Warsini, Selasa (24/05/2022) mengatakan, Disdikbud Sukoharjo sudah mengeluarkan petunjuk teknis pelaksanaan PPDB SMP tahun pelajaran 2022/2023. Pelaksanaan PPDB dibagi menjadi empat jalur yakni jalur zonasi, afirmasi, prestasi dan perpindahan tugas orang tua.

Pendaftaran jalur lingkungan akan langsung diterima. Jika terdapat sisa kuota jalur perpindahan tugas orang tua atau wali maka sisa kuota dapat dialokasikan untuk calon peserta didik pada sekolah tempat orang tua atau wali mengajar. “Pelaksanaan PPDB tetap online seperti tahun sebelumnya dan tidak dipungut biaya atau gratis,” ujarnya.

Pelaksanaan PPDB sesuai jadwal tahapan dimulai 6-8 Juni verifikasi piagam, 9 Juni penyerahan hasil verifikasi piagam, 15-16 Juni PPDB tahap 1 atau lingkungan, 17-18 Juni pengumuman dan daftar ulang PPDB tahap 1, 20-22 Juni PPDB tahap 2, 23 Juni validasi data PPDB tahap 2, 24-25 Juni pengumuman dan daftar ulang PPDB tahap 2, 11 Juli hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2022/2023.

Verifikasi piagam penghargaan dilakukan di kantor Disdikbud Sukoharjo. Pendaftar wajib mengumpulkan dokumen NISN, membawa piagam asli dan fotocopy piagam yang akan dinilai dua lembar yang dilegalisir sesuai ketentuan. Piagam penghargaan yang diakui adalah yang dicapai peserta didik dalam kurun waktu 3 tahun terakhir terhitung Juni 2019 sampai 8 Juni 2022.

Warsini menjelaskan, alur pendaftaran siswa hanya boleh memilik salah satu jalur dan diberikan empat pilihan, pilihan satu dan dua wajib diisi SMP negeri dan pilihan tiga dan empat bisa diisi SMP negeri atau swasta.

“Jika jumlah pendaftar melebihi daya tampung sedangkan jumlah pendaftar jalur lain belum terpenuhi maka pendaftar mengisi kekurangan daya tampung di jalur lain dalam sekolah tersebut,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI