Disdukcapil Purworejo Musnahkan 5.100 KTP-el Invalid

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purworejo memusnahkan 5.100 KTP elektronik (KTP-el). KTP-el tersebut rusak dan invalid sehingga dimusnahkan dengan dibakar untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan.

Kepala Disdukcapil Purworejo Akhmad Kasinu MPd mengatakan, pemusnahan itu menindaklanjuti instruksi Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Prof Dr Zudan Arif Fakhrulloh SH MH. 

"Instruksi lewat grup Whatsapp disdukcapil se-Jateng, pemusnahan KTP-el dilakukan serentak Jumat (14/12) pukul 14.00. Kami langsung menindaklanjuti dan mengumpulkan 5.100 KTP-el invalid dan rusak, lalu dibakar di halaman kantor," ujarnya kepada KRJOGJA.com, Senin (17/12).

Menurutnya, belum seluruh KTP-el di Disdukcapil Purworejo berhasil dimusnahkan. Dinas terkendala jumlah tenaga untuk menghitung KTP-el dalam waktu kurang lebih hanya dua jam. Kasinu menjelaskan, pesan pemusnahan tersebut diterima dari grup Jumat sekitar pukul 11.00.

Kasinu berencana melanjutkan pemusnahan KTP-el yang masih tersisa. "Sekarang petugas sedang menghitung lagi dan memisahkan dengan KTP versi lama. Kami pastikan seluruh KTP-el rusak dan invalid akan dimusnahkan dengan cara dibakar, dan kami tidak sembarangan karena ada berita acara serta dokumentasi," tegasnya.
  
Dikatakan dinas tidak memungkiri jumlah KTP-el invalid dan rusak akan bertambah seiring adanya perubahan data kependudukan dan kartu yang rusak secara fisik. "Biasanya kami gunting, dikumpulkan dan dikirimkan ke Kemendagri. Namun setelah ada instruksi, KTP-el rusak dan invalid akan dimusnahkan kabupaten," tuturnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI