Dishubkominfo Genjot Pendapatan Akhir Tahun

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar aktif mengingatkan uji kelayakan kendaraan (KIR) pengguna moda angkutan barang dan orang untuk menggenjot perolehan pendapatan jelang akhir tahun 2016. Penyampaiannya dilayangkan melalui surat ke pemilik kendaraan.

Kepala Bidang Perhubungan Dishubkominfo, Rusdianto mengatakan pendapatan dari sektor retribusi uji KIR ditarget Rp 942 juta pada 2016 sedangkan perolehan hingga Oktober Rp 920 juta. Ia optimistis pendapatan hingga tutup tahun 2016 melampaui target. Jurus jitu melayangkan surat peringatan ke pemilik kendaraan terbukti sukses mendorong mereka menunaikan kewajibannya. Adapun masa berlaku KIR dibatasi enam bulan.

“Sisa waktu sampai Desember pasti terlampaui targetnya. Kami di bagian pengujian aktif menyisir alamat pemilik kendaraan, khususnya yang hampir habis KIR, untuk segera uji dengan melayangkan surat,” katanya seraya menyebut jumlah kendaraan wajib KIR di Karanganyar mencapai 7 ribu unit.

Selain bertujuan meningkatkan pendapatan di sektor itu, undangan menguji kelayanan kendaraan juga untuk memastikan armada siap beroperasi. Pengemudi tentu tidak ingin terkena tilang gara-gara bukti administrasi berkendara tidak lengkap.

Sementara itu total pendapatahn dari berbagai sektor di Dishubkominfo direncanakan naik menjadi Rp 1,6 miliar pada 2017 dari tahun 2015 sebesar Rp 1,5 miliar. Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo mengatakan, retribusi parkir diperkirakan naik minimal Rp 50 juta.

Akan tetapi pendapatan dari retribusi terminal diproyeksikan anjlok karena pengelolaan Terminal Tawangmangu dan Tegalgede diambilalih Pemerintah Provinsi. Sebelumnya, dua terminal ini menyumbang retribusi Rp 100 juta. (R-10)

BERITA REKOMENDASI