DKK Sukoharjo Waspadai Peningkatan Penderita Diare

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com –  Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK)  Sukoharjo mewaspadai peningkatan penderita diare pada awal tahun saat musim penghujan seperti sekarang. Petugas sudah disebar untuk melakukan pemeriksaan sekaligus sosialisasi pada masyarakat untuk terus menjaga perilaku hidup bersih.

Kepala DKK Sukoharjo Nasruddin, Senin (05/02/2018) mengatakan, diare merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai oleh DKK Sukoharjo. Data dari DKK Sukoharjo diketahui selama tahun 2017 lalu ada sebanyak 13.011 orang warga disejumlah wilayah menderita diare.

Jumlah tersebut cukup besar untuk kategori penyakit. Penyebabnya sendiri dipengaruhi beberapa faktor salah satunya karena warga tidak menjaga perilaku hidup bersih.

Hal itu diketahui petugas saat memberikan pengobatan pada penderita diare. Selain itu juga didapati saat petugas melakukan pengecekan ke sejumlah rumah dan lingkungan warga penderita diare. Hasilnya memang diketahui kondisi lingkungan kurang bersih dan warga tidak menjaga kebersihan.

"Seperti hal paling sepele saat warga akan makan kurang memperhatikan kesehatan dengan mencuci tangan pakai sabun," ujarnya.

Rendahnya kesadaran warga berdampak pada tingginya kerawanan warga menderita diare. DKK Sukoharjo sudah memerintahkan pada petugasnya termasuk dokter di Puskesmas untuk membantu melakukan sosialisasi dan penyadaran pada masyarakat. "Diare tidak hanya diderita perorangan namun juga secara massal karena bisa menular," lanjutnya.

Nasruddin mencontohkan seperti saat tangan salah satu warga tidak bersih ikut membantu memasak dalam kegiatan hajatan warga. Dimungkinkan kondisi tersebut menjadi sumber penyakit dan menyebabkan diare bagi orang lain. Akibatnya bisa terjadi penularan secara massal.

"Dalam catatan kami di Sukoharjo pernah terjadi kasus diare massal menimpa beberapa orang warga satu kampung pada tahun 2015," lanjutnya.

Untuk meminimalisir penyebaran penderita diare maka DKK Sukoharjo juga melakukan pengawasan di Posyandu. Sebab penderita anak anak juga diwaspadai petugas. Mereka masuk pengawasan karena dibeberapa kasus ditemukan penderita dari anak anak.

Anak anak juga disasar untuk menjaga perilaku hidup bersih. Sosialisasi dilakukan DKK Sukoharjo dengan melibatkan pihak sekolah. Aksi nyata juga digelar dengan kegiatan cuci tangan menggunakan sabun bersama. (Mam)

BERITA REKOMENDASI