DLHK Jateng Bantu IPAL di Sentra Batik Gemesekti

KEBUMEN KRJOGJA.com - Sentra batik di Desa Gemeksekti Kecamatan/Kabupaten Kebumen terpilih untuk mendapatkan bantuan instalasi pengolah air limbah (IPAL) batik dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah. 

Menurut Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kebumen, Siti Durotul Yatimah MM, terpilihnya Gemeksekti sebagai penerima bantuan berdasarkan hasil peninjauan dan pembahasan antara tim Pemkab Kebumen, DLHK Jawa Tengah dan Tim Konsultan, sejak tahun 2017 lalu. "Dari hasil kajian kami, di antara sentra-sentra batik di Kebumen maka Gemeksektilah yang paling mendesak untuk segera ditangani pengolahan limbahnya karena produksi batiknya paling tinggi di antara sentra-sentra batik lainnya di Kebumen. Saat ini desain Ipal tersebut sedang diselesaikan oleh tim perancang," ujar Siti Durotul, di ruang kerjanya, Rabu (06/03/2019). 

Selain Gemeksekti, sentra batik di Kebumen berada di Desa Jemur Kecamatan Pejagoan dan Seliling, Surotrunan serta Kambangsari Kecamatan Alian. Di Gemeksekti, produksi limbahnya tinggi karena disini tak hanya diproduksi batik tulis, juga batik cap dan sablon yang banjir pesanan menjelang dan sesudah tahun ajaran baru untuk pengadaan seragam motif batik secara massal untuk siswa SD, SLTP dan SLTA se Kabupaten Kebumen. Bahkan, sering pula diterima pesanan seragam karyawan instansi pemerintah maupun pemerintah swasta. 

Juga, seringkali batik Kebumen diikutsertakan dalam berbagai pameran di Kebumen maupun luar Kebumen serta pesanan rutin dari toko-toko batik. "Tingginya produksi, khususnya saat pengerjaan order seragam memang kami akui menjadi penyebab munculnya pencemaran saluran air maupun sungai di sekitar kami. Maklum saja di sini belum ada instalasi pengolah limbah, kami pun membuang limbah ke saluran atau sungaiterdekat," ujar salah seorang perajin batik di Dukuh Tanuraksan Desa Gemeksekti, Ny Rizki.(Dwi)

 

 

BERITA REKOMENDASI