Dongkrak Ekonomi Warga, Bappeda Bidik Pengembangan Wisata

Editor: KRjogja/Gus

Dimana buku tersebut sebagai pertimbangan Bapak Bupati untuk mengambil kebijakan pengembangan pariwisata di Kabupaten Magelang,” lanjut Sugiyono, yang pada hari tersebut bersama rombongan melakukan survei dan observasi ke destinasi wisata Gunung Andong, Candi Umbul, Air Terjun Sumuran Selogriyo, Embung Pagergunung dan Gunung Telomoyo, dengan menggunakan kendaraan jeep wisata.

Sugiyono menambahkan, kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan melakukan survei dan observasi ke destinasi wisata wilayah Barat dan Selatan Kabupaten Magelang. “Hari ini kita melakukan kegiatan di wilayah utara dan timur Kabupaten Magelang, untuk selanjutnya di wilayah barat dan selatan. Jadi kegiatan ini dibagi dalam tiga tahap,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Penggiat wisata Gunung Telomoyo, Mul Budi Santoso mengatakan, mendukung pemerintah dalam pengembangan wisata, termasuk dalam pelaksanaan survei dan observasi. “Lima tahun yang lalu, wilayah Grabag dan Ngablak belum dilirik akan potensi wisatanya, namun saat ini hal itu berubah. Artinya Magelang menangkap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur dilakukan dengan serius.

Dimana wisatawan tidak hanya berpusat di Borobudur saja, tetapi juga menyebar ke potensi wisata Magelang sekitar termasuk di kawasan Grabak dan Ngablak,” terang Mul Budi Santoso, yang juga menjabat sebagai Direktur Ketep Pass.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pesma (Pesona Magelang), Syahruddin menuturkan, berterima kasih kepada Bappeda dan semua SKPD yang telah mengerahkan segala daya dan upaya untuk memikirkan, bagaimana perencanaan pariwisata di Kabupaten Magelang yang lebih konferhensif. “Kita berharap kajian ini dan keluaran yang dihasilkan nanti, menjadikan acuan bagi pengembangan pariwisata di Kabupaten Magelang,” pungkasnya.(Bag)

 

BERITA REKOMENDASI