DPRD Klarifikasi Dana Hibah KONI

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo mengklarifikasi polemik dana hibah KONI. Ketua DPRD mengirimkan surat klarifikasi kepada Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM.
  
Ketua DPRD Luhur Pambudi Mulyono mengatakan, klarifikasi dibuat karena polemik tersebut mengarah pada anggapan bahwa wakil rakyat di Purworejo tidak memperhatikan pembinaan olahraga. "Kami dianggap sudah mencoret anggaran, padahal alur sebenarnya tidak demikian," tuturnyakepada KRJOGJA.com, Kamis (13/9).

BACA JUGA :

Atlet Porprov Purworejo Terancam Tak Terima Bonus, Ini Pemicunya

Dalam surat tersebut, Luhur menjelaskan bahwa pada pembahasan Perubahan APBD Tahun 2018, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga sebagai pengelola anggaran Hibah KONI, tidak melampirkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan rincian anggaran untuk bonus prestasi. Tidak adanya RKA dan rincian membuat pemberian bonus tidak sesuai regulasi.

Pembahasan Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) setempat dalam Perubahan APBD adalah anggaran untuk kejuaraan Suratin Cup. Kedua belah pihak juga bersepakat pemberian hadiah bagi atlet dan pelatih berprestasi dalam Porprov Jateng 2018, akan
dianggarkan serta diberikan tahun 2019.  "Prinsipnya seluruh anggota DPRD sepakat memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi pada Porprov 2018," tegasnya. (Jas)
  

BERITA REKOMENDASI