DPU Gagal Pertanggungjawabkan Anggaran Rp 15 M

MAGELANG (KRjogja.com) — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Magelang, menilai Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) setempat gagal mempertanggungjawabkan pengajuan tambahan anggaran pembangunan Pasar Muntilan, sebesar Rp 15 miliar. Akibatnya, pembangunan pasar itu akan mundur dari rencana yang ditentukan sebelumnya. 

Dalam rapat Banggar yang dipimpin Ketua DPRD, Sariyan Adi Yanto, Ketua DPU ESDM Sutarno tidak bisa menunjukkan dokumen pendukung penambahan anggaran Rp 15 miliar tersebut. Yang menarik, bagian hukum Pemkab Magelang tidak dilibatkan dalam kajian mereka (DPU). 

"Penambahan anggaran Rp 15 miliar tersebut muncul mendasari rekomendasi analis dampak lingkungan (Amdal) Lalin. Dimana, diperlukan perluasan basemant pasar. ”Juga menasari eskalasi (penambahan biaya) akibat mundurnya pembangunan,” katanya.

Pembangunan Pasar Muntilan sendiri, direncanakan menghabiskan anggaran Rp 95 miliar sesuai hasil DED tahun 2010. Sehingga sejak tahun 2012 Pemkab Magelang mencadangkan anggaran APBD melalui Perda Nomor 11 Tahun 2012. Dalam perda itu, mengamanatkan pembangunan pasar dilakukan dalam sistem tahun tunggal dimulai tahun 2016. Namun, kini DPU ESDM mengajukan perubahan tahun jamak. (Bag)

BERITA REKOMENDASI