Dua Kades Daftar Bakal Cawabup PDIP

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kepala Desa (Kades) Wonoroto Purworejo Siti Maryam dan Kades Sumberejo Purwodadi Gunawan, mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati Purworejo periode 2020 – 2024 lewat DPC PDI Perjuangan, Jumat (18/10). Keduanya menyerahkan berkas diantar sejumlah kades perwakilan 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo.

Berkas pendaftaran diterima Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo Dion Agasi Setiyabudi didampingi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDIP Sumbogo dan sejumlah pengurus. Keduanya menyerahkan kelengkapan antara lain SKCK dan surat keterangan dari pengadilan.

Nama Siti Maryam dan Gunawan mengemuka dari usulan sekitar 200 kades Purworejo. "Kami semua bersepakat mengusulkan nama sebagai bakal cawabup. Dalam pembahasan panjang kami setengah tahun ini, mengerucut nama beliau berdua," kata Kades Girimulyo Kecamatan Kemiri, Turahman, kepada KRJOGJA.com, disela pendaftara .

Menurutnya, diusungnya dua nama tersebut bukan lantaran ketidakpuasan dengan kepemimpinan Purworejo empat tahun terakhir. Ia mengakui Bupati Agus Bastian SE MM dan Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, memimpin Purworejo dengan cukup baik.
Namun, katanya, para kades memiliki harapan bisa mendudukkan wakilnya pada eksekutif. Selama ini, kades baru bisa menduduki posisi sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Purworejo.

Kades Loano Sutanto menambahkan, dukungan ratusan kades diberikan kepada Siti Maryam dan Gunawan dengan harapan bisa mengabdikan diri lebih luas memajukan Purworejo. "Kami melihat keduanya memiliki kemampuan itu," ucapnya.
Keduanya, kata Sutanto, tidak mendaftar sebagai bakal cawabup. Para kades, lanjutnya, memiliki pertimbangan bahwa butuh proses lebih panjang untuk bisa menjangkau jabatan sebagai bupati. "Bertahap saja, apabila berhasil jadi wakil bupati, sudah suatu kebanggan bagi kami," tegasnya.

Sementara itu, Siti Maryam mengemukakan, dirinya mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati karena amanah dari para kades dan perangkat desa. "Ada keinginan dan dukungan dari para kades serta perangkat, agar kami berdua mendaftarkan diri sebagai bakal cawabup. Kami menerima amanah itu," terangnya.

Terpisah, bakal cawabup Gunawan menuturkan, latar belakang maju dalam kompetisi pilkada karena ia ingin menjadi calon alternatif bagi masyarakat. "Saya itu 'geregeten' ya, kenapa selalu ada anggapan kalau mau mencalonkan diri, harus menunggu jadi orang kaya. Padahal saya yakin memiliki kemampuan untuk membawa Purworejo ke arah yang lebih baik," tegasnya.
Gunawan mengaku bekalnya sebagai kepala desa cukup untuk maju dalam pencalonan. Kepala desa, lanjutnya, adalah pemain politik yang paling riil dan mempunyai jejaring serta massa di lapisan bawah. "Kalau kades di Purworejo merekatkan diri, dengan rasa dan mimpi yang sama, maka bisa dibayangkan betapa besar kekuatannya," tandasnya.(Jas)

 

 

BERITA REKOMENDASI