Dua PDP di Purworejo Meninggal Dalam Perawatan

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia dalam perawatan tim medis RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo. Pasien laki-laki berusia 20 tahun warga Kecamatan Ngombol dan perempuan 40 tahun penduduk Kecamatan Bener dipulasarakan serta dimakamkan di desa asal sesuai prosedur Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Purworejo dr Darus mengatakan, PDP laki-laki merupakan pasien rujukan Puskesmas Ngombol dan dirawat selama sepuluh hari di RSUD Dr Tjitrowardojo. “Untuk yang perempuan menjalani rawat inap di isolasi selama seminggu,” ungkapnya kepada KRJOGJA.com, Senin (20/04/2020).

Menurutnya, keduanya ditetapkan sebagai PDP karena memiliki gejala demam disertai sesak nafas. Selain itu, keduanya ada riwayat perjalanan ke daerah yang terdapat kasus positif Covid-19.

Keduanya juga sudah menjalani pengambilan sampel cairan saluran pernafasan dan sedang diteliti di Laboratorium BBTKLPP Kemenkes di Yogyakarta. “Untuk hasil tes PCR belum keluar, namun karena PDP, pemulasaraan dilakukan secara khusus,” ucapnya.

Pemakaman, katanya, didahului dengan rapat koordinasi lintas sektor hingga tingkat desa. “Pemakaman berjalan lancar dengan bantuan masyarakat, tidak ada hambatan yang artinya masyarakat sudah teredukasi. Prosesnya dipandu dan diawasi petugas medis, serta tidak ada kerumunan,” terangnya.

Darus menambahkan, jumlah PDP di Purworejo sesuai situs tanggap Covid-19 terdata 39 jiwa dengan 18 masih menjalani perawatan, 17 dinyatakan sembuh dari gejala dan 4 meninggal dunia. Berdasar hasil uji swab, 16 PDP yang sembuh dinyatakan negatif Covid-19, sedangkan satu masih menunggu hasil.

Selain itu, sebanyak 29 warga Purworejo dinyatakan reaktif atau positif Rapid Diagnostic Test (RDT). Mereka menjalani uji swab untuk memastikan infeksi virus dan diantar untuk isolasi di RSUD RAA Tjokronegoro.

“Uji swab yang menentukan 29 orang ini positif atau negatif Covid-19, semoga saja mereka negatif. Tapi untuk antisipasi, mereka diantar untuk isolasi hingga hasil swab keluar,” tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI