Dua Rumah Lain di Bandongan Magelang Juga Terdampak Longsor

MAGELANG, KRJOGJA.com – Setelah bangunan rumah Isrohmad (40), kini gantian bangunan rumah yang ditempati Asroni (52) dan keluarga yang menjadi korban terjangan material bukit yang ikut terbawa longsor. Dinding rumahnya jebol, dan ada juga material longsor yang masuk ke dalam rumah. Air pun ada yang mengalir di dalam rumahnya.

Ditemui KRJogja.com di rumahnya, Jumat (6/3/2020), Asroni mengatakan dirinya trauma manakala tetap tinggal di rumahnya tersebut. Apalagi kawasan bebukitan yang ada di belakang rumahnya cukup mengkhawatirkan. Berdasar informasi yang diperoleh, beberapa tahun lalu di lokasi tempat rumahnya didirikan juga pernah terdampak longsor. Untuk sementara ini Asroni dan keluarga mengungsi di rumah saudara.

“Sebelum kejadian istri saya melakukan bersih-bersih di belakang rumah. Pada saat itu terlihat ada aliran air berwarna keruh. Mengetahui hal ini, saya mengajak istri segera untuk menyingkir. Setelah menyingkir, tanah bukit di belakang rumah itu terlihat ambrol sedikit demi sedikit. Tanpa diduga, di kawasan bukit terjadi longsor susulan. Tidak hanya tanah yang longsor, tetapi juga beberapa pepohonan dan tanaman yang ada di areal tersebut,” ujar Asroni kepada KRJOGJA.com.

Masyarakat bersama anggota Koramil Bandongan dan Kodim 0705/Magelang serta anggota Polsek Bandongan dan Polres Magelang Kota maupun lainnya melakukan kerja bakti mengungsikan seluruh isi kedua rumah, termasuk melepasi dan mengevakuasi genteng atap rumah ke lokasi yang dinilai aman, Jumat (6/3/2020). Tidak hanya rumah Asroni, tetapi juga rumah saudaranya yang ada di samping kiri rumah Asroni.

Secara terpisah Isrohmad kepada KRJogja.com membenarkan beberapa hari lalu areal bekas bangunan rumhanya masih rata, dan Jumat kemarin sudah tertimbun tumpukan material longsor. Untuk sementara ini Isrohmad juga mengungsi ke rumah warga lainnya, dan untuk sementara pula ia tidak masuk kerja. Bersama warga lain, Jumat siang Isrohmad juga membantu gotong royong membenahi tanaman bambu yang ikut roboh terbawa longsor.

Beberapa warga secara terpisah kepada KRJogja.com mengatakan setiap malam mereka ada yang mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Diantara mereka ada yang dijemput keluarganya untuk mengungsi, tetapi ada juga yang bersama-sama mengungsi ke TPA Dusun Derepan, sekitar 1 Km dari Dusun Mudan, maupun ke lokasi lainnya. Pagi hari mereka kembali untuk melakukan aktivitas seperti biasa.(Tha)

BERITA REKOMENDASI