Duh, Masyarakat Temanggung Masih Tak Percaya Covid-19

di lonjakan penambahan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir termasuk kasus kematian. Catatan Senin (30/11) mencapai kisaran 450 kasus aktif. Bahkan ruang isolasi di RSUD Temanggung sudah hampir penuh.

“Bahkan kita sudah membuka ruang karantina kabupaten yaitu di BLK Maron untuk ruang ekstensen sebagai ruang perawatan warga yang menderita Covid-19 dan bergejala,” kata Bupati Temanggung Al Khadziq ditemui usai menghadiri Sidang Paripurna penetapan APBD Temanggung 2021.

Adanya peningkatan kasus, dia meminta pada semua masyarakat tetap disiplin pada protokol kesehatan. Pemerintah desa untuk memperkuat Satgas Covid-19 dan mendisiplinkan warganya pada protokol kesehatan. ” Jogo tonggo di setiap RT / RW untuk diaktifkan, meningkatkan lagi kinerja, ” kata dia.

Dia memerintahkan pertama kalau ada warga yang dinyatakan positif Covid-19, Satgas Jogo Tonggo dan pemerintrah desa untuk mengawasi supaya disiplin menjalankan isolasi dan tidak keluar rumah berinteraksi dengan masyarakat lainnya.

Kedua, kata dia, pada Pemerintah desa dan Satgas Jogo Tonggo setiap RT/RW untuk membantu petugas dari puskesmas menakala melakukan tracing dan swab pada kontak erat warga terpapar Covid-19.

“Ketiga pada Satgas Jogo Tonggo dan Pemdes agar pada kegiatan masyarakat seperti hajatan, pengajian dan lainnya untuk disipin menerapkan protokol kesehatan,” kata dia.

Dia mengatakan akan percuma kerja dari Satgas Covid-19 di tingkat kabupaten yang senantiasa bekerja terus tetapi tidak didukung oleh semua masyarakat. Kerja yang dilakukan tidak akan berhasil. ” Kinerja satgas Covid-19 Kabupaten tetap butuh dukungan semua pihak, Satgas Covid

Bupati Al Khadziq mengaku heran dengan masyarakat yang seolah-olah sudah tidak percaya dengan Covid -19, tetapi pada bantuan Covid-19 semua percaya. “Saya mengajak bahwa Covid-19 benar-benar ada di masyarakat dan betul-betul berbahaya, sehingga semua orang harus menghindarinya,” kata dia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI