Edarkan Pil Koplo, Ibnu Pasrah Diborgol Polisi

Editor: Agus Sigit

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Satuan Narkoba Polres Temanggung menangkap Ibnu Khajar (25) warga Parakan Kauman Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung dalam sebuah operasi. Petugas menemukan obat terlarang daftar G, yang diantaranya 1300 butir pil koplo, alat komunikasi dan uang tunai.

Kapolres Temanggung AKBP Burhanuddin mengatakan tersangka telah lama menjadi target operasi dari jajaran Polres Temanggung. Ia selama ini sebagai pengedar pil daftar G dengan sasaran pemuda dan anak sekolah. “Konsumen ada yang bekerja di perusahaan dan ada pula pelajar, ” kata AKBP Burhanuddin, Selasa (7/9).

Dia mengatakan beberapa hari lalu, petugas mendapat informasi tentang transaksi penjualan Obat daftar G yang dilakukan tersangka. Petugas kemudian mengecek dan menangkap tersangka berikut barang bukti, yakni pil warna putih berlogo huruf Y / Pil Yarindo dan Tramadol.

Dikemukakan barang bukti disimpan di rumahnya. Diantaranya dua botol plastik pil Yarindu berisi 1000 butir, pil Tramadol berisi 310 kapsul, alat komunikasi sebagai media transaksi dan uang tunai. ” Tersangka ini memesan pil daftar G dan dikirim melalui jasa pengiriman paket. Pil selanjutnya dijual kembali pada konsumennya, ” kata dia.

Kasat Narkoba Polres Temanggung AKP Bambang Sulistyo mengatakan tersangka dijerat dengan Pasal 196 yo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3), Subsider Pasal 197 yo Pasal 106 ayat (1), Lebih Subsider Pasal 198 yo Pasal 108 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. ” Tersangka terancam hukuman pidana penjara 10 tahun dan pidana denda Rp 1 miliar,” kata dia.

Tersangka Ibnu Khajar (25) mengatakan membeli pil daftar G melalui media sosial. Harga pil tersebut termasuk murah dan jika dijual kembali pada warga di Temanggung dengan cara diecer akan menguntungkan. ” Keuntungan berlipat tiga, saya tertarik membeli dan menjualnya, ” kata dia. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI