Ekskavasi Liyangan Butuh Waktu Puluhan Tahun

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Jika Situs Liyangan Desa Purbosari Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung dijadikan obyek wisata seperti Candi Borobudur, Magelang maka proses ekskavasi atau penggalian arkeologis area situs purbakala tersebut masih membutuhkan waktu hingga puluhan tahun lagi. Terlebih jika pembebasan tanah warga di areal situs itu dilakukan secara bertahap, seperti yang telah dilakukan Pemkab Temanggung dan Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta saat ini.

Kabid Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Didik Nuryanto mengatakan, area situs purbakalan Liyangan sangat luas diperkirakan mencapai 11 hektare. Dari luasan itu yang telah dibebaskan pemerintah baru 2,6 hektare lebih.

"Dari luasan total areal situs 11 hektare, sebagaian besar lahan masih milik warga setempat. Pemkab baru membebaskan lahan seluas 5.635 meter persegi dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jateng membebaskan 21.000 meter persegi, yang merupakan zona inti situs," jelasnya kepada KRjogja.com, Kamis (29/09/2016).

Menurutnya, Liyangan berpotensi menjadi situs purbakala dan objek wisata nasional, seperti Candi Borobudur. Namun demikian, untuk keperluan tersebut perlu terlebih dahulu dilaksanakan proses eskavasi secara menyeluruh terhadap jengkal-jengkal lahan dengan luas total 11 hektare tersebut.

Diakui, untuk ekskavasi menyeluruh tersebut, kendala yang dihadapi pemerintah adalah berkait dengan lahan, yang sebagaian besar masih milik warga hingga memerlukan anggaran tidak sedikit. Kendati saat ini situs Liyangan disepakati dikelola secara bersama-sama oleh pemkab, pemprov dan pemerintah pusat, namun mereka belum mampu membebaskan lahan tersebut secara total.

Begitu pula, untuk eskavasi yang telah dilaksanakan sejak 2011 lalu tersebut, rata-rata dalam setahunn hanya mampu dilaksanakan dua kali oleh pemkab berkerjasama dengan Balar Yogyakarta. Sekali eskavasi membutuhkan waktu sebulan, dengan melibatkan sejumlah tenaga ahli dan tenaga pendukungnya, sehingga perlu biaya besar. (Mud)

BERITA REKOMENDASI