Ekspor Kayu Olahan Kebumen Mampu Bertahan

KEBUMEN (KRjogja.com) – Kerap dihadang kesulitan seperti krisis moneter di tanah air dan sejumlah negara, namun ekspor  kayu olahan Kebumen ke sejumlah negara Asia yang telah berlangsung  sejak tahun 1989 lalu, hingga kini masih bertahan.

"Ekspor kayu olahan merupakan sebuah jawaban terhadap tantangan agar hasil hutan, khususnya hutan rakyat di Kebumen, tak dijual dalam bentuk kayu mentah semata. Agar bisa memiliki nilai lebih, khususnya dalam hal penerimaan devisa, pemberdayaan dunia industri, juga penyerapan tenaga kerja yang jauh lebih banyak dibanding
diekspor dalam bentuk kayu mentah," ujar Kabid Perindustrian Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Kebumen, Bambang Sunaryo MSc, di ruang kerjanya, Senin (08/08/2016).

Bambang menjelaskan ekspor kayu olahan Kebumen yang sudah berlangsung selama 27 tahun tersebut merupakan ekspor hasil produksi dua pabrik pengolahan  kayu di kota Gombong Kecamatan Gombong Kebumen. "Dari kedua pabrik itu dihasilkan beberapa jenis kayu olahan seperti blackboard dan playwood dengan kapasitas produksi mencapai 50 ribu meter kubik lebih per tahunnya," jelas Bambang. (Dwi)
 

 

BERITA REKOMENDASI