Ekspor Produk Kayu Olahan Asal Purworejo Terus Digenjot

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) mendorong produk kayu olahan asal Purworejo, Jawa Tengah, untuk bersaing di pasar ekspor global.

Kepala Pusat Kerjasama, Kepatuhan dan Informasi Perkarantinaan Barantan Sujarwanto menyatakan, pihaknya telah menjamin kesehatan dan keamanan produk kayu olahan asal Purworejo yang telah memenuhi syarat Phytosanitary Certificate (PC) dari negara mitra dagang.

"Produk asal kehutanan yang dipersyaratkan oleh negara tujuan dijamin kesehatan dan keamanannya. Dan kami pastikan, dengan terbitnya PC maka produk siap masuki pasar global," ujar dia dalam sebuah keterangan tertulis, Jumat (30/8/2019).

Sebagai informasi, Purworejo memiliki jenis kayu antara lain albasia atau sengon, sonokeling, mahoni, jati, dan pinus. Menurut data yang dilansir Pemkab setempat, saat ini jumlah total produksi sebanyak 127,4 ribu meter kubik per tahun, yang diyakini mampu tembus pasar ekspor.

Sujarwanto melanjutkan, sesuai dengan aturan perdagangan antar negara, ekspor komoditas yang menggunakan kemasan kayu seperti palet kayu, peti dan kotak, itu harus dipastikan bebas serangga, tidak rusak, serta bebas jamur.

Ketentuan tersebut termaktub dalam International Standards for Phyosanitary Measures (ISPM #15). "Kami lakukan pengawasan perlakuan terhadap pemenuhan persyaratan ini, baik dengan heat treatment atau fumigasi," sambungnya.

"Dengan memacu ekspor pertanian, kita bersama berharap dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Purworejo dan sekaligus meningkatakan kesejahteraan petani," dia menambahkan.

Sementara itu, Asisten Dua Kabupaten Purworejo Boedi Harjono, menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi fasilitasi Barantan Kementan untuk produk pertanian ekspor asal wilayahnya.

"Saya berharap Kementan juga dapat memfasilitasi pendampingan pemenuhan persyaratan teknis ekspor pertanian bagi pelaku pemula. Sehingga makin banyak lagi potensi ekspor baru," tuturnya.(*)

 

BERITA REKOMENDASI