Emas Rosok Masih Diminati Pengepul

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Emas rosok atau perhiasan emas yang kondisinya rusak ataupun yang surat pembelian/kuitansinya hilang, laku keras di Kebumen.  Sebagian besar pengepulnya mengolahnya kembali menjadi emas murni lantakan.

"Oleh kebanyakan pengepul emas rongsok dimurnikan kembali menjadi emas 24 karat dengan cara dibersihkan dari elemen-elemen non emasnya. Setelah itu dicetak  menjadi emas murni lantakan atau biasa disebut 'ciokm'," papar Hj Siti Aminah,  Pedagang emas sekaligus pengepul emas rongsok di Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Kebumen, di tokonya, Senin (09/10/2017).

Siti Aminah mengingatkan bahwa ada satu persyaratan yang harus diindahkan oleh
warga masyarakat yang hendak menjual emas rongsoknya. "Berhubung kami tak mau membeli emas rongsok ilegal atau hasil pencurian, maka si pemilik harus menunjukkan legalitas emas rongsok tersebut. Bila kuitansi atau surat pembeliannya hilang, ia harus membawa surat pengantar dari Ketua RT atau 
pemerintah desa setempat dan fotokopi identitas diri," ujar Siti Aminah.

Pengepul emas rosok Kebumen lainnya, Hj Inayah, menambahkan bahwa warga masyarakat yang memiliki emas rongsok yang jelas asal-usulnya tak perlu  berkecil hati. Hampir semua pedagang emas atau pemilik toko emas di Kebumen  bersedia membelinya.

"Emas rosok tersebut kami beli dengan harga yang lebih rendah dibandingkan  emas yang 'normal', setelah diuji keaslian, berat maupun kadarnya. Harganya  biasanya berkisar dari 40 sampai 60 % di bawah harga emas 'normal'," jelas Inayah. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI