Empat Kecamatan Siaga Longsor

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Personel kebencanaan dan warga di empat kecamatan kembali siaga longsor. Tingkat kerawanan tinggi terdeteksi di Jenawi, Ngargoyoso, Karangpandan dan Matesih.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Nugroho menjelaskan, longsor bermunculan dari wilayah empat kecamatan itu dalam skala kecil dan sedang pada beberapa hari terakhir. Curah hujan tinggi memicu pergerakan tanah.

"Setidaknya ada 11 wilayah di lereng Gunung Lawu yang berpotensi longsor. Namun empat kecamatan itu ada pengawasan lebih karena beresiko tinggi. Kami pantau tiga hari sekali untuk mencermati kondisi terkini daerah itu,” kata Nugroho.

Dia menjelaskan, memasuki musim penghujan bencana alam yang biasanya muncul selain longsor adalah banjir dan angin ribut. Menurutnya, kewaspadaan perlu kian ditingkatkan dengan fenomena musim kemarau basah saat ini. Ketika siang, retakan tanah akan muncul akibat terpapar panas matahari. Jika malam hari turun hujan, retakan tersebut dikhawatirkan semakin membesar karena terdorong arus air.

Karena itu, lanjut dia, BPBD Karanganyar gencar menyosialisasi peringatan dini bencana longsor di wilayah lereng Gunung Lawu. Peringatan langsung dilakukan saat hujan turun belum begitu lebat sehingga masih memungkinkan dilakukan tindakan seperti evakuasi ke tempat lebih aman dan penyiapan personel kebencanaan.

“Sosialiasi terus kami gencarkan baik kepada warga langsung maupun melalui Muspika setempat. Terutama peringatan saat malam hari karena mayoritas warga sedang beristirahat,” tutur dia. (R-10)

BERITA REKOMENDASI