Etape Kelima Tour De Borobudur, Diikuti Gubernur Jateng dan Istri serta Nirina Z

Juga dikatakan, beberapa bulan terakhir ia lebih banyak memiliki waktu untuk bersepeda. Kalau sebelumnya tidak cukup waktu untuk latihan dan tidak memaksa untuk latihan, tetapi sekarang lebih sering berpesepedanya, meskipun di dalam Kota Jakarta. Rute yang paling menanjak di wilayah Sentul. Setiap Minggu bersepeda, dan ini menjadi ajang latihan tersendiri. Minimal 50 Km jarak bersepedanya. Berkunjung ke Candi Borobudur sering dilakukan, tetapi bersepeda ke Borobudur dari Semarang, baru kali ini dilakukan.

Gubernur Jateng bersama istri juga mengikuti kegiatan ini, bahkan istrinya Hj Siti Atikoh paling awal tiba di garis finis. Kedatangannya di garis finis langsung memperoleh pengalungan medali yang dilakukan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno yang didampingi Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah Sinoeng N Rachmadi, GM Borobudur I Gusti Putu Ngurah Sedana, GM Manohara Jamaludin Mawardi maupun lainnya.

Gubernur Jateng diantaranya mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi spirit, tetap berolahraga dan berpariwisata secara terbatas dan disiplin. Juga diharapkan menjadi event yang nantinya akan dapat membangkitkan kembali sport and tourism.

Ditanya mengenai medan yang dilalui sekitar 115 Km dari Semarang ke Candi Borobudur, dikatakan medannya keren. Yang membuat ‘ngangeni’, lanjutnya, adalah peserta yang datang dari banyak daerah, seperti Jakarta, Sumatera Utara, Riau maupun lainnya. Jalur yang dilalui selalu berbeda, sehingga peserta selalu mendapatkan sesuatu yang baru.(Tha)

BERITA REKOMENDASI