Fenomena Tanah Ambles Gegerkan Warga Donorejo

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Lubang yang diduga merupakan fenomena ‘sinkhole’ muncul di rumah kosong milik Adil (45), warga RT 03 RW 01 Dusun Katerban Desa Donorejo Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Peristiwa itu menghebohkan ratusan warga dusun setempat. Warga khawatir fenomena serupa terjadi di rumah mereka.

Fenomena alam itu terjadi pada Senin (26/10/2020), diperkirakan pada siang hari. “Beberapa hari sebelumnya hujan lebat selalu mengguyur desa kami. Pada saat kejadian, kami tidak merasakan keanehan apapun, tidak ada bunyi gemuruh atau getaran tanah,” ungkap warga RT 03 RW 01 Sukandar, kepada KRJOGJA.com, Senin (02/11/2020).

Menurutnya, peristiwa baru diketahui keesokan harinya ketika ada warga yang melintas di dekat rumah korban. Pemilik rumah, lanjutnya, tidak tinggal di bangunan itu sejak tiga tahun terakhir. Bangunan rumah juga sudah tidak beratap.

Warga memberitahu Adil terkait temuan lubang itu. Ketika dicek, lubang berdiameter empat meter dan kedalaman tiga meter, muncul di bekas kamar tidur. “Tanah dan lantai di atasnya amblas, untung tidak ada korban karena rumah itu sudah lama tidak dihuni. Korban baru berencana merenovasi bangunan itu,” tuturnya.

Kaur Keuangan Desa Donorejo Sorok Didik Basroni menambahkan, warga setempat resah dengan peristiwa tersebut karena khawatir peristiwa itu menimpa mereka. Kejadian serupa pernah tiga kali terjadi di wilayah Dusun Katerban.

“Terjadi tiga kali dalam kurun beberapa terakhir, tapi lokasinya di kebun dan hutan, jadi tidak mengkhawatirkan warga. Tiga lubang itu sekarang sudah tertutup sampah dan semak,” terangnya.

Didik menduga fenomena tanah amblas terjadi karena aliran sungai di dalam tanah. Desa Donorejo berada di atas gugusan Perbukitan Menoreh dan terdapat sejumlah gua dengan aliran sungai di dalamnya. Derasnya aliran, lanjutnya, diperkirakan menggerus batuan di atasnya, sehingga amblas.

Sementara itu, Camat Kaligesing Haryono mengemukakan, pihak kecamatan akan melaporkan peristiwa itu kepada dinas terkait agar bisa diteliti. Kajian ditujukan untuk mengetahui apakah peristiwa itu dapat berdampak luas atau tidak. Sebab, katanya, lubang itu muncul di kawasan permukiman.

Haryono meminta masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada. “Masyarakat jangan panik dan mari bersama pahami situasi alam di Donorejo. Warga juga wajib waspada, jika mengetahui ada tanda-tanda akan terjadinya bencana seperti muncul rekahan-rekahan tanah, segera mengungsi,” tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI