Festival 5 Gunung Ke-20 Dibuka

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJogja.com – Festival Lima Gunung ke-20 (FLG ke-20) Tahun 2021 dibuka di areal mata air yang ada di sebuah dasar tanah tebing di Dusun Gejayan Desa Banyusidi Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang, Jumat (21/5/2021) sore. Beberapa seniman tani gunung yang tergabung dalam Komunitas Lima Gunung (KLG) tampil kolaborasi dengan iringan beberapa alat musik tradisional yang dimainkan beberapa orang. Pidato kebudayaan secara bergantian juga ikut mewarnai pembukaan FLG ke-20 ini.

Salah satu tokoh KLG yang juga warga Gejayan, Riyadi, kepada KRJogja.com mengatakan sengaja lokasi kegiatan dipilih di tempat tersebut agar tidak menimbulkan kerumunan orang banyak, mengingat hingga saat ini masih pandemi Covid-19 dan protokol kesehatan juga harus diperhatikan. Lokasi tersebut juga mudah mengkondisikan orang yang datang agar tidak terlalu banyak, pemberian hand sanitizer kepada setiap yang masuk ke lokasi tersebut juga diberlakukan.

Untuk dapat sampai ke lokasi kegiatan, harus jalan kaki menyusuri tepi tebing yang kanan-kirinya dipenuhi pepohonan bambu ukuran besar, rerumputan maupun pepohonan lainnya. Ada ratusan anak tangga yang harus dilalui untuk sampai ke bagian dasar.

Karya instalasi atau ornamen dari bahan daun muda pohon aren berbentuk cakra ikut mewarnainya, baik di gapura pintu masuk ke Telompak Dusun Gejayan maupun di bagian dasar yang dijadikan lokasi kegiatan. Riyadi mengatakan warna daun muda pohon aren lebih tajam kuningnya dibanding daun muda pohon kelapa atau janur kelapa. “Warna kuningnya seperti warna emas,” katanya.

BERITA REKOMENDASI