Festival 5 Gunung Ke-20 Dibuka

Editor: KRjogja/Gus

Diawali dengan rangkaian kegiatan ritual di dekat mata air yang ada di kawasan dasar tebing. Kalau biasanya pembukaan FLG diwarnai pemukulan gong secara bergantian oleh beberapa tokoh KLG, namun kali ini diganti dengan penyiraman air dari mata air yang ada kepada beberapa tokoh KLG. Rangkaian kegiatan pembukaan FLG ke-20 pun dilanjutkan di lokasi lain di areal dasar tebing.

Ditambahkan Riyadi, dalam kegiatan ini tidak semata-mata menyelenggarakan Festival Lima Gunung, tetapi juga sepakat mencetuskan Hari Peradaban Desa. Dalang Ki Sih Agung Prasetyo secara terpisah kepada KRJogja.com mengatakan kita hidup di desa, dan pola kehidupan yang dilakukan sehari-hari ternyata bila dirumuskan menjadi satu rumusan kata-kata yang disebut peradaban desa. Nilai-nilai itu, lanjutnya, ada di desa dan banyak nilai yang berkembang di desa. (Tha)

 

BERITA REKOMENDASI