FGD Dinsos dan Camat : Masih Banyak Bansos Tak Tepat Sasaran

WONOSOBO, KRJOGJA.com- Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Wonosobo menggelar rapat koordinasi bersama para Camat dan petugas pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai sarana untuk mencari solusi mengatasi ketidaktepatan sasaran penerima bantuan sosial (bansos), di Resto Ongklok Wonosobo, Jumat (14/8).

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinsos PMD Wonosobo Retno Eko SN didampingi Kabid Sosial Umarno, Koordintor PKH Regional Jawa Anang Megocahyo, Korwil PKH Jateng 2 M Arif Rohman Muis, Korkab PKH Wonosobo Yosi Gita Perdana dan Sugiyono, serta para camat se-Kabupaten Wonosobo.

Koordinator PKH Regional Jawa Anang Megocahyo, menegaskan bahwa rakor dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) ini menjadi sarana penyamaan persepsi bahwa PKH merupakan bansos bersyarat yg diperuntukkan kepada keluarga pra sejahtera dengan kriteria ibu hamil, balita, anak sekolah, lanjut usia, dan disabilitas berat yang harus masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Melalui FGD ini, maka kebuntuan perubahan DTKS diharapkan bisa terselesaikan dengan pemahaman bersama. Termasuk permasalahan masih ditemukannya ketidaktepatan penerima bansos. “Permasalahan yang terjadi di mulai dari belum dipahaminya alur dan sistem pengelolaan DTKS, maka penting keberanian perubahan data pada DTKS dan pemilihan penerima manfaat yang tepat sasaran sesuai tingkatan sosial di masyarakat,” tandasnya.

Jadi, lanjutnya, agar pelaksanaan PKH berhasil sesuai tujuan program, perlu mendapat dukungan semua pihak, baik dari pemerintah pusat, daerah, kabupaten/kota, desa hingga stake holder terkait. Oleh sebab itu, diperlukan sosialisasi dan koordinasi secara rutin kepada para pemangku kebijakan.

BERITA REKOMENDASI