Forum Honorer Tuntut Revisi UU ASN

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO,KRJOGJA.com – Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) menuntut pemerintah merevisi Pasal 131 A Undang Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) Tahun 2014. Revisi itu menjadi payung hukum pengangkatan tenaga honorer di Indonesia menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Ketua FHK2I Titi Purwaningsih mengatakan, pihaknya belum melihat tanda keseriusan pemerintah dalam merevisi pasal tersebut. "Informasinya sudah ada di badan legislasi DPR RI, tapi sudah empat tahun sejak pertama kali diusulkan revisi, belum ada jawaban," tuturnya menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, saat di Purworejo, Jumat (11/5).

FHK2I fokus mengadvokasi tuntutan itu karena dalam waktu dekat akan ada banyak tenaga honorer yang memasuki usia pensiun. Mereka terancam kehilangan haknya sebagai pensiunan apabila tidak ada payung hukum yang mengakomodasi tenaga honorer.

Sebanyak 439.956 tenaga honorer K 2 di Indonesia, katanya, menunggu pengesahan revisi pasal tersebut. Mereka memiliki masa kerja minimal 14 tahun hingga maksimal 35 tahun. Forum, lanjutnya, akan bersikap fleksibel apabila pemerintah beralasan adanya keterbatasan keuangan untuk mengangkat honorer. "Kami akan menyesuaikan diri, silakan pemerintah angkat secara bertahap. Yang penting payung hukumnya dulu disahkan," terangnya.

Titi mengharap revisi disahkan paling lambat pada Juni 2018. Sebab memasuki semester kedua 2018, pemerintah mulai disibukkan dengan agenda pemilihan umum 2019, termasuk pencapresan. "Kalau tidak berhasil, kami bisa menggelar aksi untuk menunjukkan bahwa honorer K 2 itu punya peran penting. Bagaimana jadinya kalau kami tidak mendukung program pemerintah," tegasnya.

Selain advokasi ke tingkat pusat, FHK2I juga mengajak pemerintahan di daerah untuk mengalokasikan anggaran lebih untuk mensejahterakan tenaga honorer. Menurutnya, masyarakat menganggap tenaga honorer sudah sejahtera karena berbaju PNS, padahal kenyataannya penghasilan mereka jauh di bawah UMK. Untuk Kabupaten Purworejo, guru honorer hanya mendapat gaji Rp 430 ribu perbulan. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI