Gala Desa Digelar untuk ‘Memburu’ Atlet Daerah

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com –  Turnamen Gala Desa 2017 tingkat Kabupaten Temanggung di gelar di Lapangan Sidorejo (Maron), dan dibuka secara resmi oleh Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemepora RI, Raden Ananta, Minggu (23/7/2017). Galadesa seIndonesia diselenggarakan di 136 kota/kabupaten dari 34 provinsi yang ada.

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemepora RI, Raden Ananta mengatakan kick off Gala Desa  di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan.

Dikatakan ada enam cabang olahraga yang diperlombakan. Yakni sepakbola, sepak takraw, tenis meja, atletik, voli, dan bulu tangkis. Atlet dari berbagai penjuru desa. Pihaknya tidak mementingkan siapa yang bakal menjadi pemenang atau juara umum di ajang tersebut nantinya, tetapi yang terpenting adalah menjaring para atlet potensial yang berasal dari kawasan pinggiran (desa), menggelorakan semangat berolahraga, merekatkan nilai persatuan dan kesatuan lewat olahraga, dan memajukan olahraga sehingga mampu mendongkrak prestasi Indonesia di kancah internasional.

"Target khusus yang ingin dicapai dalam jangka panjang, adalah menjaring atlet potensial," katanya.

Pada pembukaan itu sendiri dipentaakan tarian kolosan dengan mengusung tema perpaduan antara olahraga dan kebudayaan yang dapat menjadi basis kekuatan desa.

Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Temanggung, Darmadi mengatakan Gala Desa di Kabupaten Temanggung tahun ini diikuti oleh ribuan atlet yang berasal dari seluruh desa di 20 kecamatan yang ada.

Dijelaskan, ajang tahunan yang bersumber dari APBN dan APBD tersebut akan menggunakan beberapa venue arena sebagai lokasi perlombaan bagi masing masing cabang olahraga.

“Pemerintah mentarget melalui Gala Desa ini masyarakat semakin menyadari pentingnya olahraga bagi kesehatan sekaligus menjaring bibit atlet unggul yang mampu menjadi garda terdepat daerah dalam setiap ajang kejuaraan atau kompetisi,” katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI