Ganggu Ketertiban, Petasan dan Miras Dimusnahkan

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kepolisian Resort Temanggung memusnahkan barang bukti miras dan petasan hasil operasi rutin yang ditingkatkan di bulan Ramadan 2021, di halaman Pendopo Pengayoman komplek rumah dinas Bupati Temanggung, Rabu (5/5).

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan barang bukti yang di musnahkan berupa 675 petasan dan 1651 botol miras yang terdiri dari 1078 botol miras beralkohol berbagai jenis merk dan 575 botol ciu. ” Kami juga musnahkan 1 jerigen ciu berisi 35 liter,” kata .

Dia mengatakan setidaknya tiga tersangka diamankan, mereka dikenai pasal 10 ayat 1 yo pasal 5 ayat 1 perda Kabupaten Temanggung nomor 5 tahun 2015 tentang minuman beralkohol dengan pidana kurungan 3 hari atau denda Rp 50 juta.

Operasi katanya, untuk memberikan rasa aman, nyaman warga dalam beraktivitas terutama beribadah Ramadan. Miras selama ini menjadi pemicu aksi kriminalitas, dengan adanya operasi, disita dan dimusnahkan diharapkan tidak ada krinimalitas selama ramadan sampai lebaran.

” Kami harapkan Temanggung tetap kondusif. Jika ada warga yang mengetahui ada peredaran miras, diharapkan lapor ke polisi, nanti akan ditindak lanjuti dengan operasi,” tegas dia.

Dia menegaskan untuk petasan didapat dari sejumlah pembuat dan pedagang. Mereka telah mendapat edukasi bahwa petasan termasuk yang dilarang karena dapat berbahaya bagi diri dan orang lain. ” Petasan juga menganggu ibadah warga, termasuk menganggu kenyamanan warga selama ramadan dan lebaran, ” kata dia.

Dikatakan kepolisian akan terus menggelar operasi untuk penciptaan kondusifitas di Temangggung, sehingga warga nyaman, aman dan tentram dalam beraktivitas serta beribadah.

BERITA REKOMENDASI