Ganjar Minta Petani Tembakau Temanggung Tidak Demo ke Jakarta

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui masyarakat pertembakauan di Kabupaten Temanggung untuk mencoba menahan mereka tidak demonstrasi besar-besaran di Jakarta guna memperjuangkan pelarangan impor dan menolak kenaikkan cukai tembakau, Selasa (25/08/2020).

“Bisa saja demo, tetapi itu pilihan terakhir sebab Jakarta masih zona merah Covid-19. Ini demi kesehatan. Ada saya dan teman-teman yang lain yang bisa diajak berdiskusi dan turut berjuang,” kata Ganjar saat pertemuan di Desa Campursari Kecamatan Bulu, Selasa (25/08/2020).

Pada pertemuan yang dihadiri perwakilan dari Temanggung, Wonosobo dan Magelang itu dia berjanji untuk kembali bergerak untuk berjuang, menyampaikan tuntutan petani. Langkah yang akan ditempuh diantaranya bertemu dan berkomunikasi dengan presiden Jokowi maupun menteri terkait.

“Petani mohon untuk di rumah mengurus tembakau. Di Jakarta berbahaya, kami akan membantu sekuat tenaga untuk petani,” kata dia.

Dia menyampaikan dalam kunjungan di Temanggung, telah mendatangi perwakilan pabrik rokok guna memantau pembelian tembakau. Perusahaan yang belum melakukan pembelian untuk segera membeli atau menyerap tembakau petani. “Gudang Garam sudah lakukan pembelian. Pabrik rokok Djarum sudah saya minta lakukan pembelian,” tegas dia.

Ia mengatakan, sampai saat ini perwakilan Djarum memang belum melakukan pembelian tembakau dari petani, namun setelah Djarum pusat dihubungi dan merespon dalam waktu sepekan mendatang akan mulai melakukan pembelian.

BERITA REKOMENDASI